Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

4 Warga Penajam Positif Corona Pernah Ikut Ijtima Ulama Gowa

Selasa 07 Apr 2020 17:51 WIB

Red: Ani Nursalikah

4 Warga Penajam Positif Corona Pernah Ikut Ijtima Ulama Gowa. Foto ilustrasi.

4 Warga Penajam Positif Corona Pernah Ikut Ijtima Ulama Gowa. Foto ilustrasi.

Foto: Abdan Syakura/Republika
Keempat pasien corona Penajam dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung.

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM -- Sebanyak empat orang warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dinyatakan positif terinfeksi virus corona dari hasil pemeriksaan saluran pernapasan atas (swab orofaring). Mereka diketahui punya riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

"Empat warga positif corona miliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa mengikuti Ijtima Ulama se-Asia," ungkap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud dalam keterangan pers, Selasa (7/4).

Keempat pasien positif Covid-19 tersebut, sebelum dinyatakan positif sudah diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung. Empat warga Kecamatan Penajam itu dirujuk dari Puskesmas ke RSUD Ratu Aji Putri Botung dengan keluhan batuk, sesak napas, demam serta diare. Hasil pemeriksaan saluran pernapasan atas dari Kota Surabaya, Jawa Timur yang keluar pada 6 April 2020, mereka dinyatakan positif Covid-19.

Keempat pasien positif corona tersebut dalam keadaan baik dan ditangani tim dokter penanganan Covid-19 RSUD Ratu Aji Putri Botung. Hingga saat ini, sebanyak 15 pasien dalam pengawasan (PDP) termasuk empat pasien yang dinyatakan positif corona diisolasi dan dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung.

Sementara jumlah ODP (orang dalam pemantauan) tercatat sebanyak 66 orang. ODP yang telah dinyatakan negatif Covid-19 dan masa pemantauan sudah selesai sebanyak 75 orang.

"Langkah selanjutnya dipersiapkan karantina ODP termasuk warga rombongan mengikuti kegiatan di Kabupaten Gowa, di tempat khusus pengawasan dan penyebaran virus corona," ujar Abdul.

Bupati mengimbau masyarakat tidak panik dengan adanya pasien positif Covid-19, namun tetap waspada serta memberikan dukungan dan doa agar pasien segera dinyatakan negatif dan sembuh. Penyebaran Covid-19 sangat sulit terdeteksi. Masyarakat harus menaati imbauan pemerintah serta perlu kerja sama yang baik untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Usahakan jangan ke luar rumah kalau tidak penting, pakai masker jika ke luar rumah, jaga jarak dengan orang lain serta jangan berkumpul. Semoga kita dapat memenangkan peperangan melawan corona," ucapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA