Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Bupati Gowa Ajak Warga Senantiasa Pakai Masker

Selasa 07 Apr 2020 00:37 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan

Foto: Antara/Yusran Uccang
Selain pakai masker, warga juga harus rajin mencuci tangan sesuai standar kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, GOWA -- Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengajak seluruh warga setempat senantiasa mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari penularan virus corona baru (Covid-19). "Jika memang harus terpaksa berada di luar rumah karena ada urusan mendesak dan lain hal yang mengharuskan tidak bisa berada di rumah, sebaiknya mengenakan masker agar terhindar dari penularan virus," ujar dia melalui video konferensi di Gowa, Senin (6/4).

Ia menjelaskan hal itu juga telah menjadi instruksi Presiden RI, Joko Widodo rapat terbatas sekaligus anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) guna mencegah penularan COVID-19. "Awalnya memang kita diperintahkan penggunaan masker hanya bagi yang sakit saja, tapi sekarang tidak lagi. Alasannya karena ada individu yang terjangkit Covid-19 tapi tidak memiliki gejala klinis, jadi ini sebagai bentuk kita menjaga diri dari penularan virus," katanya.

Baca Juga

Ia juga mengajak warga rajin mencuci tangan sesuai standar kesehatan. Baik sebelum makan, sebelum menyentuh barang, termasuk sebelum menyentuh muka. "Mari kita saling mengingatkan demi kebaikan kita bersama, saya melindungi anda, dan anda melindungi saya," kata dia.

Respons secara cepat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, baik melalui kebijakan penanganan pandemi, penyemprotan disinifektan secara massal dan berkala, menyiapkan anggaran tak terduga dan revisi anggaran pendapatan daerah, pembagian paket sembako, hingga membentuk posko induk. Berdasarkan data terakhir dari Tim Medis Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa, 16 warga positif corona, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) 193 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 59 orang.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA