Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Bantu Penanganan Corona, PM Irlandia Kembali Praktik Dokter

Senin 06 Apr 2020 06:24 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Reiny Dwinanda

Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar kembali berpraktik sebagai dokter untuk ikut dalam perjuangan mengatasi wabah Covid-19 di negaranya.

Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar kembali berpraktik sebagai dokter untuk ikut dalam perjuangan mengatasi wabah Covid-19 di negaranya.

Foto: REUTERS/Clodagh Kilcoyne
Berlatar belakang dokter, PM Irlandia kembali praktik untuk bantu penanganan corona.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBLIN -- Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar telah mendaftarkan dirinya kembali sebagai dokter untuk membantu menangani wabah virus corona tipe baru penyebab Covid-19 di negaranya. Sebelum menjadi politisi, Varadkar terlebih dulu menekuni profesi dokter selama tujuh tahun.

Seorang juru bicara dari kantor perdana menteri Irlandia mengungkapkan, Varadkar telah tercatat kembali sebagai dokter teregistrasi pada Maret. Dia menawarkan jasanya kepada Health Service Executive (HSE).

Varadkar akan bekerja satu sif dalam sepekan sesuai dengan keahliannya. "Banyak keluarga dan teman-temannya bekerja di layanan kesehatan. Dia (Varadkar) ingin membantu bahkan dengan cara yang kecil," kata juru bicaranya pada Ahad (5/4).

Menurut laporan Irish Times, Varadkar akan membantu memberikan penilaian via telepon terhadap warga yang mungkin telah terinfeksi Covid-19. Metode itu memang digunakan kepada pasien terduga Covid-19 pada tahap awal.

Bulan lalu, Menteri Kesehatan Irlandia Simon Harris meluncurkan upaya rekrutmen guna membantu layanan kesehatan negara yang sedang berjuang menangangi wabah Covid-19. "Negara membutuhkan Anda," katanya.

HSE mengungkapkan telah berbicara dengan ribuan profesional kesehatan yang mungkin memenuhi syarat untuk kembali. Hal itu disampaikan setelah HSE menerima lebih dari 70 ribu respons untuk inisiatif "Be on call for Ireland".

Hingga berita ini ditulis, Irlandia memiliki 4.994 kasus Covid-19 dengan 158 korban jiwa.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA