Ahad 05 Apr 2020 21:04 WIB

Israel Tangkap Gubernur Palestina untuk Yerusalem

Ini bukan pertama kalinya kepolisian Israel menangkap Ghaith.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Muhammad Fakhruddin
Pemandangan permukiman Israel Elon Moreh (belakang) dilihat dari Azmout, sebuah desa di Palestina dekat Tepi Barat. Aktivitas pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat melonjak pada tahun 2019. Ilustrasi.
Foto: Alaa Badarneh/EPA
Pemandangan permukiman Israel Elon Moreh (belakang) dilihat dari Azmout, sebuah desa di Palestina dekat Tepi Barat. Aktivitas pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat melonjak pada tahun 2019. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID,YERUSALEM — Kepolisian Israel menangkap Gubernur Palestina untuk Yerusalem Adnan Ghaith pada Ahad (5/4). Dia ditangkap di kediamannya di Silwan. 

Dilaporkan laman Anadolu Agency, dalam video yang dirilis Wadi Hilweh Information Center polisi Israel terlihat menggerebek kediaman Ghaith. Mereka kemudian menahannya. 

Belum jelas tentang alasan penangkapan Ghaith. Kepolisian Israel pun belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. 

Ini bukan pertama kalinya kepolisian Israel menangkap Ghaith. Pada pertengahan Oktober 2019 Ghaith sempat ditangkap. Foto-foto penangkapannya viral di media sosial. Beberapa foto menunjukkan bagaimana aparat keamanan Israel bersenjata lengkap menggerebek kediaman Ghaith kemudian menangkapnya. 

Pada Februari 2019, Ghaith pun sempat ditahan oleh Israel. Itu adalah kedua kalinya dia ditangkap. Ghaith pertama kali ditangkap pada Oktober 2018 bersama kepala badan intelijen Palestina Jihad al-Faqih. Mereka ditahan karena dituding berupaya mempublikasikan nama-nama yang terlibat dalam proses penjualan rumah untuk para pemukim Yahudi di lingkungan Muslim di Yerusalem.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement