Ahad 05 Apr 2020 03:35 WIB

BMKG: Jatim Masuk Masa Pancaroba April

Jawa Timur masuk masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau April ini.

Suasana awan mendung. Ilustrasi
Foto: Antara/Aprillio Akbar
Suasana awan mendung. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda di Sidoarjo Jawa Timur mengatakan pada April ini Jawa Timur masuk dalam masa pancaroba atau peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto di Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (4/4), mengatakan saat masa pancaroba ini masih banyak turun hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

"Masih banyak ditemui hujan dengan intensitas ringan sampai lebat tetapi hanya bersifat lokal," katanya.

Ia mengatakan pada saat pancaroba kondisi arah angin cenderung variabel atau berubah-ubah dengan kecepatan antara 5 sampai dengan 30 kilometer per jam.

"Namun demikian masih perlu diwaspadai adanya potensi cuaca ekstrem yang menyebabkan terjadinya banjir, angin kencang sesaat, hujan es, dan juga tidak menutup kemungkinan terjadi angin puting beliung akibat terjadi perubahan cuaca secara mendadak," katanya.

Ia mengatakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur juga masjawaih sering terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat. "Seperti pada hari ini hujan terjadi di sejumlah wilayah pada sore hingga malam hari," katanya.

Di antara wilayah yang mengalami hujan tersebut adalah Kota Surabaya, Gresik, Pamekasan, Sumenep, Madiun, dan juga Trenggalek. "Selain itu juga terjadi di Ponorogo, Jombang, Mojokerto, Kediri dan Tulungagung," katanya.

BMKG juga menginformasikan prakiraan cuaca setiap harinya melalui kanal laman, grup whatsapp, dan juga saluran lainnya.

"Termasuk juga kepada maskapai penerbangan di Bandara Internasional Juanda Surabaya," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement