Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

RSUD Depok Ingatkan Warga Waspada Gejala Covid-19

Kamis 02 Apr 2020 21:39 WIB

Rep: Rusdi Nurdiansyah/ Red: Muhammad Hafil

RSUD Depok Ingatkan Warga Waspada Gejala Covid-19. Foto: RSUD Kota Depok

RSUD Depok Ingatkan Warga Waspada Gejala Covid-19. Foto: RSUD Kota Depok

Foto: blogspot.com
Jika warga merasa dada gejala virus corona diharap segera melaporkan ke dokter.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori mengingatkan masyarakat waspada terhadap penularan Coronavirus Disease (Covid-19).

"Warga Depok harus waspada terhadap gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19, di antaranya sakit tenggorokan, batuk yang terus menerus, pilek, dan demam," ujar Devi di RSUD Kota Depok, Kamis (2/4).

Devi menegaskan, apabila warga merasa ada gejala Covid-19 disertai dengan riwayat kontak, setelah melakukan perjalanan dari wilayah episentrum, maka harus menghubungi dokter terdekat. Baik ke Puskesmas atau rumah sakit (RS). "Kalau gejala ringan bisa ke Puskesmas terdekat, namun kalau merasa tidak dapat ditangani Puskesmas bisa langsung ke RSUD Depok," terangnya.

Menurut Devi, jika seseorang tidak merasakan gejala apapun atau tanpa gejala ada baiknya langsung isolasi diri. Tentu saja dengan terus meningkatkan daya tahan tubuh, berjemur, minum vitamin. "Kalau ada gejala klinis harus segera ke Puskesmas. Lalu jika gejalanya sudah berat harus dirawat di RS dan akan diobservasi gejala klinisnya," tuturnya.

Dia mengungkapkan, saat ini RSUD Kota  Depok memiliki alat rapid test untuk mendeteksi Covid-19. Kalau dalam alat tersebut hasilnya positif akan ditindaklanjuti dengan pengambilan swab.

"Alat rapid test ini sementara masih terbatas, jadi hanya untuk orang yang sudah masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan tenaga medis," pungkas Devi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA