Kamis 02 Apr 2020 15:09 WIB

Bupati Serang Ajak ASN dan Masyarakat Rutin Berjemur

Kebiasaan berjemur dapat meningkatkan imunitas dan kesehatan tubuh terjaga.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mulai membiasakan diri untuk berjemur di sinar matahari setiap pagi.
Foto: Pemkab Serang
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mulai membiasakan diri untuk berjemur di sinar matahari setiap pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mulai membiasakan diri untuk berjemur di sinar matahari setiap pagi. Ia pun mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk membiasakan diri berjemur agar imunitas dan kesehatan tubuh terjaga dengan baik.

Setiap pagi mulai pukul 10.00 WIB,  Tatu mengajak sejumlah ASN dan pejabat untuk berjemur sekira 15 menit. “Sebelumnya jarang sekali kita berjemur di sinar matahari. Sekarang saatnya kita rutin lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh,” ujarnya, Kamis (2/4).

Baca Juga

Saat berjemur, Tatu mengajak serta Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, Sekda Kabupaten Serang Entus Mahmud, Inspektur Rahmat Jaya, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tarkul Wasyit, Direktur Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara Rahmat Setiadi, dan Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim.

“Kebetulan kami akan menggelar rapat penganggaran dan penanganan Covid-19, jadi saya ajak untuk berjemur dulu,” ujarnya.

photo
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mulai membiasakan diri untuk berjemur di sinar matahari setiap pagi. - (Pemkab Serang)

Tatu merasakan sendiri manfaat dari berjemur di pagi hari. Menurutnya, dengan berjemur, tubuh merasa tersuplai vitamin sehingga selalu terasa bugar. “Menurut para ahli bidang kesehatan, berjemur manfaatnya untuk asupan vitamin D. Saya rasakan manfaatnya langsung,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi wabah virus corona atau Covid-19. Menurutnya, membiasakan diri berpola hidup sehat dan bersih, paling penting untuk dilakukan. “Jika kita menjaga kesehatan tubuh, imunitas kita baik, maka bisa menangkal berbagai penyakit, termasuk Covid-19,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement