Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Banyak Hotel dan Restoran di Swedia Bangkrut Akibat Corona

Rabu 01 Apr 2020 14:09 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Salah satu kamar di Ice Hotel Swedia.

Salah satu kamar di Ice Hotel Swedia.

Foto: ist
Jumlah hotel dan restoran bangkrut di Swedia sentuh rekor tertinggi akibat corona.

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- Jumlah hotel dan restoran yang bangkrut di Swedia pada Maret lalu mencapai rekor tertinggi. Berdasarkan data perusahaan informasi kredit UC hal itu disebabkan semakin banyaknya orang yang tinggal di rumah untuk menahan penyebaran virus corona.

Baca Juga

Jumlah restoran dan hotel di Swedia yang bankrut pada Maret naik 123 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. Begitu pula dengan sektor transportasi yang juga naik sekitar 105 persen.

"Dalam tahap selanjutnya, akan menghantam bank dan perusahaan real estate yang harus menegosiasikan utang tertulis dengan perusahaan-perusahaan ini," kata ekonomi UC, Richard Damberg dalam pernyataannya, Rabu (1/4).

UC mengatakan pada Maret lalu, 78 hotel dan restoran di Swedia mengalami kebangkrutan. Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 35 hotel dan restoran.

Begitu pula dengan sektor transportasi di mana ada sekitar 43 perusahaan yang bangkrut. Dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 21 perusahaan.

"Jika kami melihat ke depannya, masa sulit yang dihadapi pemasok industri mobil juga akan mengalami peningkatan," kata Damberg.

Pada awal bulan Maret lalu Asosiasi Bisnis Travel Global mengatakan setiap bulannya kerugian industri pariwisata karena virus corona dapat mencapai 47 miliar dolar AS. Virus yang kini disebut Covid-19 menjadi pukulan terkeras industri pariwisata sejak serangan teroris 9/11 pada 2001. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA