Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Amy Schumer Luapkan Kerinduan pada Sang Ayah Saat Karantina

Rabu 01 Apr 2020 10:13 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

Komedian AS, Amy Schumer, membawa buah hatinya yang manis, Gene, untuk mengunjungi ayahnya yang kini tinggal di panti Jompo (Foto: Amy Schumer)

Komedian AS, Amy Schumer, membawa buah hatinya yang manis, Gene, untuk mengunjungi ayahnya yang kini tinggal di panti Jompo (Foto: Amy Schumer)

Foto: EPA
Schumer mengunjungi sang ayah di panti jompo dan membuat kejutan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komedian AS, Amy Schumer, membawa buah hatinya yang manis, Gene, untuk mengunjungi ayahnya yang kini tinggal di panti Jompo. Karena pembatasan interaksi fisik imbas pandemi Covid-19, ia memiliki cara tersendiri meluapkan rasa rindu kepada ayahnya, Gorden, yang telah menderita multiple sclerosis selama lebih dari 20 tahun.

Sembari menggendong buah hatinya, Amy berdiri di luar panti dan mengangkat sebuah kertas bertuliskan 'Hai Kakek! Kami mencintaimu'. Melalui video yang diunggah ke Instagram pribadinya @amyschumer, Amy juga terlihat melambaikan tangan dan berseri-seri kepada ayahnya tercinta yang mengintip aksi anak dan cucunya melalui jendela.

“Mengunjungi ayah,” demikian caption untuk unggahan tersebut, dilansir Mirror, Rabu (1/4).

Aksi Amy membuat warganet dan selebriti lain tersentuh. Loren Brovarnik bahkan turut menetaskan air mata karena aksi Amy sangat menyentuh hati dan menulis 'Aku terharu, sungguh aku menangis!'.

Model Lily Aldridge juga turut berkomentar dengan menulis deretan emoji cinta, sementara pengikut lain berkomentar 'Aku harus akui, aku hanya menangis ketika menyaksikan ini'.

Lebih dari dua pekan, jutaan orang Amerika menerapkan self-quarantine di rumah masing-masing untuk mengekang penyebaran virus corona. Seperti diketahui, saat ini Amerika Serikat menjadi negara terparah yang terpapar Covid-19, melewati Cina dan Italia. Per Sabtu (28/3) sudah lebih dari 103 ribu kasus positif dengan angka kematian mencapai 1.600 jiwa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA