Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Positif Corona, Enam Jamaah Tabligh di India Meninggal

Selasa 31 Mar 2020 13:44 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah

Positif Corona, Enam Jamaah Tabligh di India Meninggal. Foto ilustrasi.

Positif Corona, Enam Jamaah Tabligh di India Meninggal. Foto ilustrasi.

Foto: Hindustan Times
10 WNI jamaah tabligh di India sempat dinyatakan positif corona.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Enam orang yang menghadiri acara jamaah tabligh di masjid Nizamuddin New Delhi di negara bagian Telangana meninggal setelah dites positif mengidap virus corona atau Covid-19. Pada pekan lalu, seorang ulama yang menghadiri acara itu juga telah meninggal di Srinagar, kota yang terletak di sebelah utara India.

Dikutip dari NDTV, Selasa (31/3), dari enam jamaah tabligh yang wafat di Telangana tersebut, dua diantaranya meninggal di Rumah Sakit Gandhi dan lainnya meninggal di Rumah Sakit Apollo, Rumah Sakit Global, di Nizamabad dan di Gadwal.

Tim khusus telah mengidentifikasi masyarakat yang pernah melakukan kontak dengan enam jamaah tersebut. Mereka telah dipindahkan ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya dan dirawat.

Setidaknya, 10 orang Indonesia yang pergi ke Telangana setelah acara tersebut juga sempat dinyatakan positif corona. Pada Senin (30/3), Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk India kemudian mendapatkan kabar terkait kesembuhan sejumlah WNI tersebut. Namun, 10 WNI yang sudah sembuh itu disebut masih harus menjalani karantina lanjutan.

Pada Ahad (29/3) malam, kepolisian New Delhi dan tim medis juga pergi ke daerah New Delhi Selatan setelah diketahui banyak orang yang menunjukkan gejala terinfeksi virus corona. Daerah itu kini telah disegel untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang lebih massif.

Kepolisian sebenarnya telah berusaha meyakinkan penyelenggara kegiatan jamaah tabligh tersebut untuk pergi dari daerah itu sejak 24 Maret lalu. Namun, jamaah banyak yang terdampar di sana karena kebijakan lockdown nasional.

Pada pertengahan Maret lalu, lebih dari 2.000 jamaah tabligh dari berbagai negara, termasuk dari Malaysia, Indonesia, Arab Saudi, dan Kirgistan, menghadiri pertemuan Jamaah Tabligh di Masjid Nizamuddin. Kemudian, sebanyak 1.400 jamaah bertahan di masjid yang dikenal sebagai markas Jamaah Tabligh dunia tersebut.

Sedangkan 300 jamaah telah dibawa ke rumah sakit untuk diuji virus corona di New Delhi dan ditempatkan dalam isolasi. Sembilan jamaah dan istri dari salah satu dari mereka juga telah dites positif di kepulauan Andaman dan Nicobar.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA