Kamis 26 Mar 2020 01:30 WIB

Saudi Minta Hotel-Hotel Bebaskan Biaya Pembatalan Reservasi

Permintaan bebas biaya pembatalan reservasi terkait Corona.

Rep: Mimi Kartika/ Red: Nashih Nashrullah
Permintaan bebas biaya pembatalan reservasi terkait Corona. Bendera Arab Saudi.
Foto: AP/Cliff Owen
Permintaan bebas biaya pembatalan reservasi terkait Corona. Bendera Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi meminta hotel membebaskan pelanggan dari biaya pembatalan karena kebijakan terkait virus corona. 

Kementerian Pariwisata Saudi mendesak hotel-hotel memungkinkan pembatalan gratis karena peraturan pencegahan penyebaran virus corona yang mempengaruhi sektor pariwisata.

Baca Juga

Hal ini diungkapkan melalui akun Twitter resmi milik Kementerian Pariwisata Arab Saudi dikutip Arab News, Selasa (24/3). Sebelumnya, Kerajaan telah menangguhkan umrah pada awal Maret untuk mengekang penyebaran virus corona.

Sebab, ibadah umrah di Tanah Suci tersebut dilaksanakan ribuan orang dari seluruh dunia. Peraturan itu pertama kali hanya berlaku untuk mengawasi pengunjung, tetapi otoritas Saudi memperluasnya hingga mencakup penduduk dan warga negara.

Arab Saudi menghentikan semua perjalanan ke dan dari negara itu selama dua pekan sejak 15 Maret 2020 sebagai bagian dari peraturan tentang virus korona baru.

Raja Salman memberlakukan jam malam dari 16.00 sampai 03.00 (GMT) setiap hari selama 21 hari mulai malam pada 23 Maret 2020. Kerajaan telah mencatat 562 kasus virus corona, 19 kasus pemulihan, dan tidak ada kematian sejauh ini.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement