Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Kompetisi Ditunda, Barito Putera Ubah Jadwal Latihan

Rabu 25 Mar 2020 07:07 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pemain Barito Putera Adhitya Harlan (kiri) dan pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman (kanan).

Pemain Barito Putera Adhitya Harlan (kiri) dan pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman (kanan).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Penjadwalan ulang ini berpengaruh terhadap program-program Barito Putera.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Seiring dengan jeda kompetisi Liga 1 2020 dan penundaan pertandingan dari PSSI, tim pelatih Barito Putera menjadwal ulang program latihan tim usai diliburkan selama beberapa hari. Sejatinya, skuat Laskar Antasari akan berkumpul di Banjarmasin pada 25 Maret.

Namun karena situasi yang tidak kondusif akibat pandemi virus corona, tim pelatih terpaksa menjadwal ulang agenda tim.

"Tadinya kami akan kumpul tanggal 25 Maret. Tapi mengikuti perkembangan nasional dan sekarang ini manajemen meminta kami untuk menjadwal ulang agenda tim. Jadi belum pasti kapan kami akan mulai latihan, menunggu kepastian situasi terkait wabah Corona," kata pelatih Barito, Djadjang Nurdjaman, Selasa (24/3) dilansir laman resmi klub.

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengatakan, penjadwalan ulang ini berpengaruh terhadap program-program Barito Putera. Namun demi alasan kesehatan dan keselamatan, dirinya memahami hal tersebut.

Guna mengisi kekosongan, Djanur mengaku telah memberikan program kepada semua pemain agar Bayu Pradana dkk bisa berlatih secara mandiri di rumah masing-masing. "Kemarin kami berikan program yang berlangsung sampai hari ini. Tapi karena libur diperpanjang, mereka kami beri program dan materi susulan agar bisa berlatih secara mandiri," jelasnya.

Djanur juga berpesan kepada para pemain agar menjaga kesehatan selama libur. Selain itu, ia berpesan kepada para pemain agar membatasi aktivitas di luar rumah. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penyelebaran virus corona. "Iya, kesadaran masing-masinglah intinya. Sebagai warga negara yang baik, kita harus memiliki kesadaran untuk mencegah penularan virus ini," pungkasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA