Senin 23 Mar 2020 08:02 WIB

98 Polisi AS Positif Virus Corona

Polisi tidak melacak warga New York yang kontak dengan anggota positif corona.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nur Aini
Polisi Amerika (ilustrasi).(Foto: Matt Stone/The Boston Herald via AP)
Foto: Foto: Matt Stone/The Boston Herald via AP
Polisi Amerika (ilustrasi).(Foto: Matt Stone/The Boston Herald via AP)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Komisaris Departemen Kepolisian New York Dermot Shea mengatakan bahwa 98 anggota NYPD telah dinyatakan positif virus corona Covid-19. Hal itu disampaikan dalam jumpa pers dengan awak media bersama Wali Kota New York City Bill de Blasio, Ahad (22/3) waktu setempat, dilansir Anadolu Agency, Senin (23/3).

Shea mengungkapkan, 70 dari kasus yang dikonfirmasi adalah petugas berseragam. Sedangkan 28 lainnya adalah anggota sipil dari departemen kepolisian. Tiga anggota departemen dirawat di rumah sakit. "Dalam hal pengujian, jumlahnya naik karena pengujian di seluruh kota akan naik. Jadi itu tidak terduga," katanya.

Baca Juga

Shea menambahkan bahwa departemen itu tidak melacak anggota masyarakat mana pun yang kontak dengan petugas polisi saat bekerja. "Kami berada dalam realitas baru, bahwa itu tidak mungkin dilakukan," kata de Blasio saat menyampaikan keterangan pers.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS, virus corona baru, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, muncul di Wuhan, China, Desember lalu dan telah menyebar ke setidaknya 169 negara dan wilayah. Ada lebih dari 329 ribu kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia, dengan jumlah kematian mendekati 14.500, sementara lebih dari 97 ribu orang telah pulih. Virus itu telah menginfeksi lebih dari 32.700 orang di AS dan menewaskan sedikitnya 402, termasuk 114 orang di New York.

Meskipun jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang terinfeksi mengalami gejala ringan dan sembuh. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyatakan wabah itu pandemi. AS memiliki jumlah kasus siginifikan dalam angka kematian dan kasus-kasus positif di seluruh negara bagiannya. Hingga Sabtu (21/3), AS mencatat 22.738 kasus positif infeksi Covid-19, sementara 288 orang meninggal dunia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement