Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Inter Ajak Barcelona dan Real Madrid Usul Potong Gaji Pemain

Ahad 22 Mar 2020 15:16 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Didi Purwadi

Suasana stadion yang lengang pada laga antara Juventus melawan Inter Milan di  Allianz Stadium, Turin, Senin (9/3) dini hari. (Massimo Pinca/Reuters)

Suasana stadion yang lengang pada laga antara Juventus melawan Inter Milan di Allianz Stadium, Turin, Senin (9/3) dini hari. (Massimo Pinca/Reuters)

Foto: Massimo Pinca/Reuters
Inter Milan mengusulkan pemotongan gaji pemain sebesar 30 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- CEO Inter Milan, Beppe Marotta, telah menghubungi beberapa klub Eropa, termasuk Barcelona dan Real Madrid, untuk mengusulkan pemotongan gaji pemain. Ide dari Inter ini adalah gaji pemain akan dipotong 30 persen. Usulan tersebut efektif diberlakukan untuk bulan Maret, April, Mei dan Juni.

Namun, dikutip dari AS, Ahad (22/3), negosiasi ini diprediksi akan berjalan alot dan memakan waktu yang panjang. Namun, kenyataannya adalah tidak ada siapapun yang menginginkan situasi krisis seperti ini. Sehingga, diharapkan sepak bola dan aktivitas lainnya kembali berjalan normal.

Baca Juga

Sayang, kenyataannya sampai saat ini Serie A maupun liga-liga lain di dunia masih belum menemui kepastian kapan dimulai lagi. Sampai hari ini, Italia jadi negara paling parah dihantan pandemik Covid-19. Kemarin, ada 793 orang meninggal dalam waktu 24 jam, yang merupakan peningkatan terbesar kematian akibat corona.

Sehingga, total kematian akibat virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut jadi 4.825 jiwa. Sedangkan, warga yang positif terjangkit corona di Italia sudah mencapai 53.578 kasus.

Spanyol juga masih mengunci negara mereka. Bahkan, siapapun yang ketahuan keluar rumah, akan langsung ditangkap oleh polisi.

Di Belgia, situasinya juga kian mencekam. Dalam waktu 24 jam kemarin, ada peningkatan jumlah korban dua kali lipat. Ada sebanyak 30 orang yang tewas dan 550 kasus baru. Artinya, sudah ada 67 kasus kematian di Belgia dengan total yang positif 2.815 orang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA