Sabtu 21 Mar 2020 19:51 WIB

Empat Warga Tangsel Meninggal Akibat Corona

Pasien dalam pengawasan (PDP) di Tangsel saat ini mencapai 56 orang.

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Endro Yuwanto
Tim dari Forkopimda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lakukan penyemprotan cairan disinfektan di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangsel. Hal ini dilakukan  sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (covid-19), Kamis (19/3).(Republika/Abdurrahman Rabbani)
Foto: Republika/Abdurrahman Rabbani
Tim dari Forkopimda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lakukan penyemprotan cairan disinfektan di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangsel. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (covid-19), Kamis (19/3).(Republika/Abdurrahman Rabbani)

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, memastikan korban meninggal akibat virus corona (covid-19) bertambah menjadi dua orang. Korban meninggal di Tangsel total menjadi empat orang pada Sabtu (21/3) sore.

"Kami ingin sampaikan untuk warga yang meninggal akibat virus corona per hari ini bertambah dua orang lagi sehingga totalnya menjadi empat orang," kata juru bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangsel, Tulus Muladiyono, Sabtu (21/3).

Menurut Tulus, dua warga yang baru dinyatakan meninggal tersebut merupakan warga Pondok Aren dan Ciputat. “Jadi untuk total yang meninggal dua warga Pondok Aren, satu warga Ciputat, dan satu lagi warga Ciputat Timur,” jelasnya.

Tulus menjelaskan, untuk status dalam pemantauan (ODP) tercatat ada 115 orang. Sedangkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada 56 orang. Kemudian yang dinyatakan positif dan sedang dirawat ada empat orang.

Di samping itu, Dinas Kesehatan Kota Tangsel pun terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan rutin menjaga kesehatan. Jika masyarakat ada yang mengalami gejala corona dianjurkan untuk lakukan pemeriksaan.

Pemerintah Kota Tangsel telah melakukan beberapa langkah dalam penanganan kasus yang sudah mewabah ini. Mulai dari pembatasan kegiatan keramaian dan juga imbauan kepada warga untuk tetap di dalam rumah.

Pemerintah Kota Tangsel juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di titik pusat keramaian. Hal itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (covid-19) di wilayah Kota Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan akan terus dilakukan demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Sehingga pencegahan tersebut dapat meminimalisasi penyebaran corona.

"Hari ini ada delapan titik lokasi kami semprotkan cairan disinfektan. Titik lokasi yang disemprotkan cairan disinfektan meliputi pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, rumah ibadah, pertokoan, terminal, dan lainnya," ujar Benyamin di Kawasan Serpong.

Menurut Benyamin, penyemprotan tidak hanya dilakukan pada hari ini, melainkan dalam beberapa hari ke depan. Untuk titiknya tetap dilakukan di pusat keramaian dan nantinya akan diperluas. "Saya minta masyarakat tak panik dan menerima kunjungan dari tim Gugus Tugas Covid-19. Setelah disemprot sebaiknya tak digunakan paling lama dalam 24 jam agar obat yang disemprotkan bekerja efektif," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement