Friday, 12 Rajab 1444 / 03 February 2023

Prabowo: Pesawat TNI akan Angkut Alat Kesehatan dari China

Kamis 19 Mar 2020 21:06 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Penggunaan pesawat TNI untuk mempermudah birokasi antarpemerintah kedua negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, meminta pesawat milik TNI digunakan untuk mengambil alat-alat kesehatan dari Shanghai, China. Itu dilakukan untuk mempermudah proses birokasi antarpemerintah kedua negara.

"Kemarin (18/03), Menhan, Prabowo Subianto, meminta penggunaan Pesawat TNI untuk mengambil alat-alat kesehatan dari Shanghai untuk mempermudah proses birokrasi G-to-G (antarpemerintah)," jelas Jubir Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (19/3).

Baca Juga

Dahnil menjelaskan, langkah tersebut akan memakan waktu lebih singkat jika dibandingkan dengan penggunaan fasilitas lainnya. Langkah tersebut diambil untuk membantu Tim Gugus Tugas Covid-19 seperti yang diperintahkan Presiden Joko Widodo. 

Rencananya, pesawat akan diberangkatkan dalam waktu dekat. "Segera (diberangkatkan) satu dua hari ini," jelas dia.

Dahnil mengungkapkan, alat-alat kesehatan yang akan diambil di Shanghai berupa masker sekali pakai, masker n95, pakaian pelindung, kacamata google, sarung tangan, pelindung sepatu, termometer inframerah, dan topi bedah. Alat-alat tersebut nantinya dapat digunakan untuk tim medis Kemhan dan TNI untuk membantu Gugus Tugas Covid-19 dan para tenaga medis lainnya.

"Dan para dokter yang sudah berjuang dilapangan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 2019," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA