Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wabah Corona, Disdukcapil Kota Tasikmalaya Tetap Beroperasi

Rabu 18 Mar 2020 04:18 WIB

Rep: Bayu Adji P./ Red: Christiyaningsih

Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten melakukan pendataan dan perekaman KTP elektronik. Pemkot Tasikmalaya memastikan layanan Disdukcapil akan tetap berjalan. Ilustrasi.

Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten melakukan pendataan dan perekaman KTP elektronik. Pemkot Tasikmalaya memastikan layanan Disdukcapil akan tetap berjalan. Ilustrasi.

Foto: Antara/Syifa Yulinas
Pemkot Tasikmalaya memastikan layanan Disdukcapil akan tetap berjalan

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memastikan layanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) akan tetap berjalan meski virus corona baru (Covid-19) mulai mewabah di Indonesia. Sebab, layanan kependudukan dinilai sangat penting untuk warga Kota Tasikmalaya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan menegaskan tak ada petugas di Disdukcapil yang libur atau bekerja dari rumah. Layanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Namun, kepala dinas diminta mengambil langkah taktis agar kesehatan para petugas tetap terjaga.

"Kita juga harus melindungi aparat kita, tapi layanan jangan sampai berhenti," kata dia, Selasa (17/3) malam.

Ia mencontohkan, langkah taktis itu bisa dilakukan dengan mengatur tata letak kursi dan meja agar tak terlalu rapat. Dengan begitu, intensitas komunikasi petugas dan warga tak terlalu banyak.

Selain itu, kepala dinas juga telah diinstruksikan menggencarkan sosialisasi pelayanan kependudukan secara daring. Tujuannya agar kedatangan warga ke kantor Disdukcapil dapat diminimalisir.

Kendati demikian, Pemkot Tasikmalaya tak menutup kemungkinan meliburkan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang bisa bekerja dari rumah. Ivan mengaku telah memerintahkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendata para ASN di lingkungannya.

"Karena tidak semua bisa bekerja di rumah. Harus ada yang tetap ke kantor," kata dia.

Setiap OPD juga harus menyusun prosedur agar ASN yang libur tetap bekerja dari rumah. Dengan begitu, target capaian yang harus dikerjakan tidak tertinggal jauh.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA