Rabu 18 Mar 2020 00:12 WIB

Jelang Nyepi, Pemkot Denpasar Sterilisasi Ruang Publik

Ruang publik akan digunakan untuk ritual Melasti dan pengarakan Ogoh-Ogoh.

Festival Ogoh-Ogoh. ilustrasi
Foto: Humas Ancol
Festival Ogoh-Ogoh. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Pemerintah Kota Denpasar, Bali, menyemprotkan cairan disinfektan untuk sterilisasi di ruang-ruang publik menjelang perayaan hari suci Nyepi Isaka 1942. Ruang publik akan digunakan untuk ritual "Melasti" dan pengarakan Ogoh-Ogoh.

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan pemkot akan melakukan tindakan pencegahan covid-19 secara besar-besaran.  "Selain itu pascapawai 'Ogoh-Ogoh' atau boneka raksasa dengan wajah menyeramkan pada malam Pangerupukan, akan dilakukan penyemprotan secara masif mulai dari tingkat desa di seluruh wilayah Kota Denpasar," ujarnya.

Baca Juga

Ia mengatakan upaya ini dilakukan Pemerintah Kota Denpasar agar tidak terjadi keresahan dan kesimpangsiuran masyarakat. Langkah ini juga memberi jaminan kepastian kepada masyarakat mengenai kesiapan Pemkot Denpasar dalam mengantisipasi penyebaran covid-19.

"Dalam mengantisipasi covid-19, pemkot terus berupaya menggerakkan seluruh kekuatan Pemerintah Kota Denpasar serta partisipasi masyarakat melalui gotong-royong. Langkah sosialisasi serta imbauan melakukan pencegahan mulai dari diri sendiri di rumah tangga dan di lingkungan wilayah desa masing-masing terus dilakukan," ucapnya.

Saat ini kegiatan disinfeksi terus dilakukan di perkantoran pemerintah mulai tingkat desa/kelurahan, pusat perbelanjaan, hingga ruang publik. Sebelum ritual 'Melasti' akan dilakukan penyemprotan secara massal di lokasi tempat yang dijadikan upacara tersebut. 

Pemkot mengerahkan sebanyak 22 kendaraan dari BPBD, PDAM, Dinas Perkim dan DLHK. Selain itu pemerintah juga mengharapkan swadaya masyarakat secara bergotong-royong dalam menanggulangi virus corona.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement