Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Pandemi Corona Batalkan Ajang Tenis Elite Dunia

Sabtu 14 Mar 2020 21:42 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Petenis asal Inggris Raya, Andy Murray memegang trofi Kejuaraan ATP di Dubai, UEA, Sabtu (4/3). Pada partai final, Murray mengalahkan Fernando Vargasco.(EPA/Patrick Castillo)

Petenis asal Inggris Raya, Andy Murray memegang trofi Kejuaraan ATP di Dubai, UEA, Sabtu (4/3). Pada partai final, Murray mengalahkan Fernando Vargasco.(EPA/Patrick Castillo)

Foto: EPA/Patrick Castillo
Gaudenzi menjelaskan, tindakan ini merupakan tanggung jawab besar yang diperlukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Turnamen ATP tenis pria profesional dinyatakan resmi ditangguhkan untuk enam pekan ke depan. Hal itu karena meningkatnya masalah kesehatan dan keselamatan banyak umat dari pandemi global virus corona.

 

Alhasil, dengan demikian semua acara ATP Tur, dan ATP Changgelnger Tur yang sebelumnya dijadwalkan terlaksana pada 20 April dipastikan urung terjadi.

 

"Ini bukan keputusan yang enteng dan itu merupakan kerugian besar bagi turnamen, pemain, dan penggemar kami di seluruh dunia," ucap Ketua ATP Andrea Gaudenzi dilansir laman resmi ATP, Sabtu (14/3).

 

Dengan berat hari, Gaudenzi menjelaskan, tindakan ini merupakan tanggung jawab besar yang diperlukan saat ini untuk melindungi kesehatan dan keselamatan khalayak luas, khususnya pemain, staff dan penonton di arena stadion.

 

"Kami terus memonitor ini setiap hari dan kami menantikan Tur dimulai kembali ketika situasinya membaik. Sementara itu, pikiran dan harapan baik kami bersama semua orang yang telah terkena virus Corona," sambung Gaudenzi.

 

Batalnya turnamen ATP memicu efek domino, dengan turnamen ATP Challenger yang diadakan di Nur-Sultan, Kazakhstan, serta Potchefstroom, Afrika Selatan, tidak dapat diselesaikan.

 

ATP secara hati-hati meninjau dampak luas dari situasi yang berkembang terkait dengan poin-poin Pemeringkatan ATP FedEx, dan setiap keputusan akan diumumkan pada waktunya.

 

Selain itu, dalam kolaborasi penuh dengan ITF, poin Peringkat FedEx ATP tidak akan tersedia di acara Tur Tenis Dunia ITF selama periode penangguhan berlangsung.

 

Apabila langkah tersebut benar-benar ditempuh, turnamen tenis akan dimulai lagi pada Madrid Open 2020 Mei mendatang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA