Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Petarung UFC Minta Maaf Tampar Idol K-Pop Jay Park

Kamis 12 Mar 2020 03:32 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Bayu Hermawan

Pemukulan, ilustrasi(Wordpress)

Pemukulan, ilustrasi(Wordpress)

Foto: Wordpress
Petarung UFC Brian Ortega meminta maaf karena tampar bintang K-Pop

REPUBLIKA.CO.ID, NEVADA -- Petarung Ultimate Fighting Championship (UFC), Brian Ortega telah secara resmi meminta maaf kepada musisi Korea Selatan, Jay Park, karena menampar wajahnya di acara UFC 248. Brian Ortega menyampaikan permintaan maaf melalui akun Twitternya pada Rabu (11/3).

"Saya ingin secara resmi meminta maaf kepada JPark untuk Sabtu malam, ketika Zombie siap kita bisa bertarung," kata Ortega, dilansir di Soompi.

Baca Juga

Dalam permintaan maaf sebelumnya yang sekarang sudah dihapus, Brian Ortega menulis, "Pada Sabtu malam, saya menampar tiga orang sekaligus.  Saya minta maaf karena menampar 'penerjemah', dan saya meminta maaf karena menampar 'bintang K-pop', tetapi saya tidak meminta maaf karena menampar 'penghasut',"

Pada Sabtu (8/3) waktu setempat, Brian Ortega, Jay Park, dan Jung Chan Sung (juga dikenal sebagai Zombie Korea) menghadiri UFC 248 yang berlangsung di Nevada, AS. Jay Park bertindak sebagai penerjemah Jung Chan Sung, tetapi Brian Ortega menganggap Jay Park memicu pertengkaran antara dirinya dan Jung Chan Sung. 

Ketika Jung Chan Sung pergi ke kamar kecil, Brian Ortega mendekati Jay Park dan menampar wajahnya. Di Twitter-nya, Jay Park menyatakan keinginannya untuk tidak menuntut Brian Ortega. 

"Saya menonton wawancara lagi, dan yang menarik adalah bahwa Zombie (Jung Chan Sung) tidak mengatakan bahwa dia (Brian Ortega) 'merunduk.' Zombie sebenarnya mengatakan dia 'melarikan diri,' dan saya menafsirkannya sebagai 'merunduk.' Pada dasarnya hal yang sama, tetapi akan konyol untuk mengatakan saya salah menafsirkan untuk melebih-lebihkan itu," jelasnya.

Sementara itu Jung Chan Sung menyatakan kemarahannya kepada Ortega, dan menyebut saingannya itu pengecut karena menampar warga sipil dan bukan petarung. Padahal sebelumnya, mereka duduk sejauh 10 meter selama dua jam, dan tidak ada yang terjadi. Namun Ortega menampar Jay Park saat Chan Sung tidak berada di sana. 

"Jay Park bukan seorang petarung, tapi musisi. Kau menampar warga biasa yang hanya membantu menerjemah. Yang lebih buruk, kau menunggu saya tidak ada disana lalu menyerang Jay. Itu bukan pertarungan yang dilakukan pria sejati. Apa yang kau lakukan sama seperti orang dewasa memukul anak-anak," ujar Chan Sung di Instagram-nya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA