Selasa 10 Mar 2020 16:49 WIB

GP Australia, Langkah Awal Hamilton Pecah Rekor Schumacher

Hamilton terpaut tujuh kemenangan dari rekor Schumacher.

Lewis Hamilton(EPA-EFE/CHRISTIAN BRUNA)
Foto: EPA-EFE/CHRISTIAN BRUNA
Lewis Hamilton(EPA-EFE/CHRISTIAN BRUNA)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seri pembuka F1 2020 di Melbourne, Australia, akhir pekan nanti, akan menjadi titik awal Lewis Hamilton memburu rekor sepanjang masa yang sebelumnya diprediksi tak akan pernah terpecahkan. Kemenangan 91 kali dan tujuh gelar juara dunia dari mantan pembalap Ferrari, Michael Schumacher, kini di depan mata sang pebalap berusia 35 tahun asal Inggris itu.

Hamilton, yang kontraknya bersama Mercedes selesai akhir tahun ini, terpaut tujuh kemenangan dari rekor Schumacher. Namun dirinya memiliki rata-rata 10 kemenangan di tiap musim dalam enam tahun terakhir.

Berapa banyak balapan yang akan digelar tahun ini masih dalam tanda tanya ketika wabah virus corona memaksa penyelenggara menunda Grand Prix (GP) China di Shanghai. Jika balapan itu tak bisa dijadwal ulang, kejuaraan tahun ini akan hanya terdiri dari 21 balapan.

Hamilton tentu akan mewaspadai rekan satu timnya, Valtteri Bottas, yang membuntutinya sebagai runner-up tahun lalu dan membawa Mercedes meraih gelar konstruktor untuk keenam kalinya secara beruntun.

Selain itu, dua pebalap muda, Max Verstappen dari tim Red Bull dan Charles Leclerc dari tim Ferrari akan menjadi ancaman nyata bagi Hamilton.

Verstappen memenangi tiga GP tahun lalu dan finis terbaik setelah duet pembalap Mercedes. Pembalap asal Belanda itu tahun ini memiliki peluang untuk menggantikan Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda.

"Max adalah orang selanjutnya," kata kepala tim Red Bull Christian Horner seperti dikutip Reuters. "Di setiap olahraga selalu ada generasi lain yang datang dengan Max dan Charles Leclerc, ini akan menjadi tahun yang mendebarkan. Ini akan menjadi klasik."

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement