Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Bocah 9 Tahun Hanyut di Kali Ciliwung

Sabtu 07 Mar 2020 22:16 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Tenggelam

Ilustrasi Tenggelam

Foto: Foto : MgRol112
Pencarian dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun,Refanodilaporkan tenggelam dan terseret arus Kali Ciliwung saat bermain bersama sejumlah temannya di aliran sungai, Sabtu (7/3). Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatam Dedet Mulyadi di Jakarta, Sabtu, mengatakan lokasi korban tenggelam berada di Kali Ciliwung, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

"Saat kejadian teman-temannya melihat korban tiba-tiba masuk ke dalam air dan tenggelam," kata Dedet.

Baca Juga

Korban bermain dengan teman-temannya di Kali Ciliwung pada pukul 11.40 WIB, saksi mata yang sedang memancing di lokasi kejadian melihat jelas saat korban terseret arus sungai. Dari keterangan saksi tersebut tim SAR gabungan PMI, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Polisi dan relawan melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan dua perahu karet. "Pencarian dilakukan hingga pukul 20.00 WIB, karena kurangnya pencahayaan, pencarian dilanjutkan esok hari," kata Dedet.

Sementara itu, kedua orang tua korban Bayti dan Hikmah berharap tim SAR segera menemukan putranya yang tenggelam, dan berdoa demi keselamatannya. "Orang tuanya syok-lah berharap anaknya segera ditemukan," kata Dedet.

Peristiwa anak hanyut tenggelam di kali kerap terjadi di wilayah Jakarta Selatan, awal Februari lalu seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun bernama Muhammad Irsyad hanyut di Kali Pesanggrahan hingga kini jasadnya belum ditemukan. Lalu di penghujung 2019, bocah laki-laki berusia empat tahun bernama Muhammad Irsad Nucahya ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung, Senin (30/12/2019).

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA