Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Jubir: Empat Orang Positif Corona dan 11 Orang Suspect

Sabtu 07 Mar 2020 15:13 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Bayu Hermawan

Achmad Yurianto

Achmad Yurianto

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Jubir mengatakan hingga Sabtu, ada 11 orang suspect corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona (covid-19) Achmad Yurianto mengatakan, data per Sabtu (7/3) ini menunjukkan empat orang positif terinfeksi covid-19 dan 11 orang diduga tertular atau suspect. Empat orang ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Pasien kasus satu dan pasien kasus dua di antara empat pasien itu merupakan perempuan berusia 64 tahun dan anak perempuannya berusia 31 tahun yang tinggal di Depok, Jawa Barat. Sementara 11 orang suspect itu, satu diantaranya berada di Bandung karena diduga pernah bertemu dengan pasien kasus satu.

Baca Juga

"Tapi yang pasti yang di Bandung itu adalah bagian dari klaster nomor satu dan sampai saat ini masih suspect, kan gak bisa sekali periksa langsung pasti ketemu positif. Oleh karena itu, kita tetap tahan di rumah sakit sampai pemeriksaan berkali-kali," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (7/3).

Yurianto mengatakan, terhadap 11 orang suspect masih dilakukan pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. Apabila hasil pemeriksaan laboratorium dinyatakan positif tertular virus corona, maka pemerintah akan melakukan penelusuran kontak untuk pencegahan penularan virus corona.

Yurianto mengatakan, sebagian dari 11 pasien jadi suspect COVID-19 merupakan bagian dari klaster kasus COVID-19 yang pertama dan kedua di Indonesia serta satu anak buah Kapal Diamond Princess. Akan tetapi, dia tidak menjelaskan secara rinci lokasi rumah sakit mereka menjalani perawatan.

Ia menuturkan, pasien kasus satu dan kasus dua yang diumumkan pemerintah pada Senin (2/3) lalu kondisinya terus membaik. Bahkan keduanya tinggal menunggu pemeriksaan laboratorium dua kali, apabila hasilnya negatif dari infeksi virus corona, dua pasien itu dapat dipulangkan.

Kondisi pasien kasus tiga dan empat juga semakin membaik. Kedua pasien ini tidak lagi mengalami panas serta pilek dan batuk yang berkurang. "Mudah-mudahan dalam perawatan lebih lanjut dua orang terakhir ini tiga dan empat akan menjadi baik," kata Yurianto.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA