Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Pelatih Leipzig Ungkap Pernah Tolak Godaan Real Madrid

Jumat 06 Mar 2020 21:52 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Pelatih RB Leipzig Julian Nagelsmann

Pelatih RB Leipzig Julian Nagelsmann

Foto: EPA/RONALD WITTEK
Nagelsmann didekati Madrid setelah sukses di Hoffenheim.

REPUBLIKA.CO.ID, LEIPZIG -- Pelatih RB Leipzig Julian Nagelsmann mengungkapkan pernah didekati Real Madrid untuk menempati kursi panas di Santiago Bernabeu. Sosok berusia 32 tahun itu jadi pelatih termuda yang menukangi tim di fase gugur Liga Champions. Sehingga ia didekati oleh raksasa Spanyol itu setelah sukses di Hoffenheim.

Pelatih asal Jerman itu sudah jadi pelatih pada usia 28 tahun dan mengubah klub Bundesliga tersebut. Nagelsmann membawa RB Leipzig dari zona degradasi ke kualifikasi Liga Champions dalam waktu setahun. Pada akhir tahun 2019, Madrid mendekatinya. Namun Nagelsmann memutuskan untuk tak akan mengambil tanggung jawab besar di usianya yang masih muda.

"Saya bilang tidak ke Real (Madrid). Tapi penting untuk dikatakan kalau saya tak ditawari kontrak," kata  Nagelsmann, dikutip dari Daily Star, Jumat (6/3).

Baca Juga

Menurut Nagelsmann, Real Madrid hanya ingin bertemu. Saat itu ia mempersiapkan diri selama dua pekan untuk belajar Bahasa Spanyol. Ia mengatakan, saat usia 50 tahun, tak ada pelatih yang tidak mau melatih Madrid. Tapi saat itu ia merasa telah mengambil keputusan yang tepat.

Di Leipzig, Nagelsmann merasa dapat belajar tanpa takt membuat kesalahan untuk jadi pelatih yang lebih baik. "Anda tidak akan memilikinyan di klub besar. Jika Anda tidak menang, mereka tak akan bicara soal kenapa, mereka akan langsung memecat Anda," kata Nagelsmann.

Saat ini, Nagelsmann mampu menjadikan Leipzig pesaing Bayern Muenchen untuk memperebutkan gelar Bundesliga. Bahkan, saat ini Leipzig sudah menempatkan satu kaki di babak perempat final Liga Champions, setelah menang 1-0 di kandang Tottenham pada leg pertama babak 16 besar kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA