Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Seorang Pasien dalam Pengawasan di RSPI Meninggal Dunia

Jumat 06 Mar 2020 18:55 WIB

Red: Andri Saubani

Petugas saat beraktivitas di Pos Pemantauan Virus Corona RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta, Kamis (5/3).

Petugas saat beraktivitas di Pos Pemantauan Virus Corona RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta, Kamis (5/3).

Foto: Republika/Putra M Akbar
Pasien yang meninggal di RSPI Sulianti Saroso seorang perempuan berusia 65 tahun,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso meninggal dunia. Pasien yang meninggal tersebut seorang perempuan berusia 65 tahun, diketahui sudah dirawat selama sepekan di sebuah RS Swasta.

"Pasien yang meninggal kondisinya memang jelek, pakai ventilator," kata Direktur Utama RSPI SS Mohammad Syahril di Jakarta, Jumat (6/3).

Menurut Syahril, pasien itu memiliki riwayat hipertensi selain indikasi sesak napas dan demam. Saat dirujuk dari Rumah Sakit Swasta ke RSPI Sulianti Saroso, kondisi pasien juga sudah menggunakan alat bantu pernapasan (ventilator).

Syahril mengatakan pihak Penelitian dan Pengembangan (Litbang) masih melakukan pengecekan apakah yang bersangkutan meninggal karena virus Covid-19 atau penyakit lainnya tersebut.

"Hasil pengecekan akan diumumkan oleh Kementerian Kesehatan," ujar Syahril.

PDP yang meninggal itu diketahui dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso pada Rabu (4/3) dan langsung dibawa ke ruang khusus isolasi berisikan ventilator karena kondisinya yang kurang baik saat dirujuk. Pasien meninggal tersebut masuk kategori PDP karena memiliki riwayat perjalanan dari Singapura, namun Syahril mengonfirmasi bahwa pasien tidak mengalami kontak langsung dengan dua warga Indonesia yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 sehingga belum kuat dugaan terpapar virus corona.

"Dia memiliki anak di Singapura, tapi bukan kontak ya dengan yang positif," kata Syahril.

Pasien meninggal dunia tersebut kini sudah dimakamkan oleh keluarganya setelah sebelumnya pihak medis RSPI memberikan alat-alat khusus sehingga tidak akan menularkan penyakit. Adapun, total pasien dalam pengawasan di RSPI SuliantiSaroso saat ini berjumlah sembilan orang.

"Jadi totalnya sembilan," ujar Syahril.

Ia mengatakan dari sembilan orang yang dirawat saat ini, tujuh orang di antaranya adalah pasien kontak langsung dengan pasien positif kasus 1 dan 2. Pada hari ini diumumkan dua kasus positif baru yakni kasus 3 dan 4 sehingga total pasien positif corona di Indonesia saat ini berjumlah empat orang.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA