Kamis 05 Mar 2020 23:42 WIB

KONI Aceh Fokus Persiapan PON Papua 2020

KONI Aceh melaksanakan pemusatan latihan secara desentralisasi dan sentralisasi.

Pekerja menyelesaikan pembangunan venue aquatic PON 2020 di Kampung Harapan Sentani, Jayapura, Papua, Senin (14/10). PT Waskita Karya (Persero) Tbk saat ini tengah mengerjakan pembangunan Arena Aquatic Papua untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.
Foto: ANTARA FOTO/Gusti Tanati
Pekerja menyelesaikan pembangunan venue aquatic PON 2020 di Kampung Harapan Sentani, Jayapura, Papua, Senin (14/10). PT Waskita Karya (Persero) Tbk saat ini tengah mengerjakan pembangunan Arena Aquatic Papua untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh memfokuskan persiapan atlet secara maksimal melalui pemusatan latihan daerah guna menghadapi PON XX di Provinsi Papua yang akan dilangsungkan Oktober 2020.

Ketua Umum KONI Aceh Muzakir Manaf engatakan persiapan atlet tersebut diperlukan kerja sama antara pelaksana pemusatan latihan, tim pakar olahraga, maupun pelatih, sehingga persiapan atlet bisa maksimal.

"Maksimalkan semuanya. Tingkatkan kerja sama semua, baik pelaksana pelatda, tim pakar, maupun pelatih, sehingga target Aceh di PON Papua meraih prestasi terbaik bisa terwujud," kata Muzakir Manaf.

Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem mengatakan terjalinnya kerja sama dengan semua pihak akan memudahkan persiapan atlet Aceh ke PON 2020. Begitu juga dengan semua kendala dihadapi, akan muda diselesaikan bersama.

Didampingi Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abubakar serta pengurus teras organisasi olahraga tersebut, Mualem mengatakan dalam menyiapkan atlet PON, KONI Aceh melaksanakan pemusatan latihan secara desentralisasi dan sentralisasi.

Pelatihan desentralisasi dilakukan di daerah masing-masing atlet. Setelah itu baru dilakukan pemusatan latihan sentralisasi yang dipusatkan di Banda Aceh. Pemusatan latihan juga melibatkan akademisi olahraga dari Universitas Syiah Kuala.

"Kami harapkan kepada semua pihak yang terlibat bekerja profesional dan terukur, sehingga pemusatan latihan daerah berjalan baik dan atlet Aceh mampu meraih prestasi di PON Papua," kata Mualem.

Sekretaris KONI Aceh M Nasir Syamaun menyebutkan Aceh mengikuti 25 cabang olahraga dengan 131 atlet. Pada PON XX di Provinsi Papua, Aceh menargetkan 14 medali.

"Pemusatan latihan atlet sudah berlangsung sejak 17 Februari lalu dan berakhir 18 Oktober 2020. Kami berharap para atlet serius mengikuti pemusatan latihan, sehingga memperoleh hasil maksimal di PON Papua," kata M Nasir Syamaun.

Ketua Pelatda PON KONI Aceh Bachtiar Hasan mengatakan selain 131 atlet dari 25 cabang olahraga, pemusatan latihan juga melibatkan 58 pelatih, terdiri 43 pelatih lokal, sembilan pelatih nasional, enam pelatih asing, serta 12 teknisi yang membidangi perlengkapan dan sembilan ofisial cabang olahraga.

"Selain itu, ada beberapa cabang olahraga yang akan mengirim atletnya berlatih di luar negeri. Rencana pelatihan di luar negeri pada Mei mendatang. Namun, rencana tersebut tergantung isu global virus corona," kata Bachtiar Hasan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement