Rabu 04 Mar 2020 23:37 WIB

Cegah Corona, Sukabumi Gencarkan Aksi Germas

Membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan konsumsi makanan yang bergizi dan sehata

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Fakhruddin
Penyebaran Virus Corona
Foto: Republika
Penyebaran Virus Corona

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI--Upaya mencegah masuknya virus Corona dilakukan dengan berbagai cara. Di Kota Sukabumi misalnya digiatkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Kegiatan itu dilakukan Tim Penggerak PKK dan DWP se-Kota Sukabumi dengan menggelar senam bersama di GOR Merdeka Kota Sukabumi, Rabu (3/3). Pada momen itu diberikan materi mengenai corona oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati.

''Walaupun virus Corona bukan berasal dari Indonesia, namun seluruh lapisan masyarakat waspada dengan menerapkan prilaku hidup sehat dengan melaksanakan Germas,'' ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Fitri Hayati Fahmi. Sebab kasus virus Corona saat ini menjadi isu dunia  termasuk Kota Sukabumi harus tetap mewaspadai serta melakukan antisipasi melalui Germas.

Dengan gerakan ini lanjut Fitri, bisa menghindari berbagai macam penyakit. Germas adalah sebuah gerakan yang bertujuan memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku yang kurang sehat.

Caranya tetap menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga dengan terus berprilaku hidup bersih dan sehat. Seperti membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan komsumsi makanan yang bergizi serta sehat. 

Selain itu ungkap Fitri, dengan rajin olahraga dan cukup istirahat. Berikutnya kurangi sementara kontak tangan dan wajah serta salam dengan mengatupkan tangan di dada. Langkah lainnya memakai masker bila batuk atau menutup mulut dengan lengan atas bagian dalam.

Fitri mengatakan, ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak terpancing isu-isu yang dihembuskan oleh orang yang tidak bertanggungjawab terkait masalah virus corona. ''Jangan panik jaga diri dan keluarga anda dari virus corona melalui Germas," imbuh dia.

Sebelumnya Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerbitkan surat edaran wali kota Sukabumi Nomor 019/95/Dinkes/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Penyakit Infeksi Novel Coronavirus ( 2019-nCOV).

Di dalam edaran disebutkan waga tidak panik namun waspada dan apabila mengalami gejala segera ke rumah sakit. Selain itu menggiatkan gerakan prilaku hidup, bersih dan sehat (PHBS) serta disarankan untuk tidak bepergian ke negara yang terjangkit.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement