Rabu 04 Mar 2020 15:33 WIB

Satgas Pangan: Pasokan Barang Masih Normal dan Terkendali

Hippindo menyebut pasokan barang aman sehingga tak perlu panic buying

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Ketua Satuan Petugas (Satgas) Pangan Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga di Jakarta, Selasa, (3/3).
Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
Ketua Satuan Petugas (Satgas) Pangan Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga di Jakarta, Selasa, (3/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Petugas (Satgas) Pangan menyatakan, telah mengecek pasokan berbagai barang di lapangan. Hasilnya, sampai saat ini semua masih dalam kondisi normal dan terkendali.

"Memang kemarin terjadi peningkatan pembelanjaan untuk komoditi tertentu. Hanya saja sekarang sudah normal kembali," ujar Ketua Satuan Petugas (Satgas) Pangan Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga di Jakarta, Selasa, (3/3).

Ia sudah mengimbau kepada seluruh Satgas Pangan di daerah untuk memberitahu masyarakat kalau seluruh pasokan masih aman dan terkontrol. Distribusinya pun terlaksana dengan baik.

"Kami terus memantau kondisi ini apabila terjadi perubahan. Apabila ada rekan yang memanfaatkan situasi ini mengambil kesempatan, maka kita akan turun tangan," ungkap Brigjen Daniel.

Seperti diketahui, usai diumumkan terdapat Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjangkit virus corona, beberapa masyarakat panik dan berbelanja secara berlabihan. Hal itu membuat beberapa barang seperti masker dan hand sanitizer menjadi langka.

"Menyikapi apa yang terjadi, kami dari Satgas Pangan melakukan koordinasi dengan Aprindo dan Satgas Pangan di daerah dan stakeholder terkait demi cek ketersediaan pangan dan pasokan-pasokan terhadap seluruh ritel dan pasar yang ada, koordinasi yang baik atasi persoalan yang terjadi," kata dia.

Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) pun menegaskan, semua pasokan aman. Baik di toko kesehatan, supermarket, maupun minimarket.

"Tidak perlu panic buying, kita belanja secara bijaksana. Untuk bahan pokok, semua asosiasi sudah kita kontak, semua siap," ujar Budiharjo Iduansjah pada kesempatan serupa.

Hippindo, lanjutnya, juga sudah mempersiapkan tambahan tenaga untuk melakukan penerimaan barang sambut Ramadhan dan Lebaran. "Imbauan dari kami terkait masalah impor, barang akan segera berkurang karena virus corona yang membuat (importir) libur, tapi itu akan disesuaikan sangat cepat," kata Budi.

Dirinya turut meminta masyarakat tidak khawatir saat datang ke pusat perbelanjaan. Sebab segala keamanan serta kebersihannya telah dipersiapkan."Hand sanitizer juga sudah disiapkan. Para karyawan sudah dilakukan pengecekan pula. Kami terus koordinasi dengan Kementerian Perdagangan demi langkah-langkah yang lebih baik," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement