Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Van Gaal: Juventus Seharusnya Datangkan De Jong

Rabu 04 Mar 2020 14:49 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Louis van Gaal

Louis van Gaal

Foto: EPA/Peter Powell
Barcelona juga dinilai tak membutuhkan pemain seperti De Jong dengan peran di lini tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Mantan pelatih timnas Belanda Louis van Gaal menilai Juventus dan Barcelona telah keliru mendatangkan pemain milik Ajax Amsterdam musim panas kemarin. Dua pemain muda berbakat itu, Frankie de Jong dan Matthijs de Ligt, menjadi sorotan pencinta sepak bola dunia setelah sukses meraih gelar Eredivise Belanda dan membawa Ajax ke semifinal Liga Champions musim 2018/2019.

"Frenkie de Jong seharusnya merapat ke Juventus, sementara Barca membutuhkan sosok bek tengah," ujar Van Gaal kepada Ziggo Sport, dikutip Football Italia, Selasa (3/3).

Alhasil, berkat penampilan impresifnya, kedua pemain itu resmi pindah ke klub besar Eropa. De Jong merapat ke tim La Liga Spanyol, Barcelona, dengan biaya 75 juta euro. Sementara itu, De Ligt berlabuh ke klub raksasa Italia, Juventus, dengan ongkos fantastis 85 juta euro.

Namun, biaya yang dikeluarkan kedua klub dinilai kurang tepat bagi Van Gaal. Pria berusia 68 tahun menyebut Barca tidak membutuhkan pemain seperti De Jong karena peran lini tengah masih dipercayakan kepada Sergio Busquets.

"De Jong tidak bermain di posisinya. Bersama Ajax, ia menjadi pusat permainan, sementara di Barca tidak. Mereka justru tidak memiliki pemain bertahan seperti De Ligt daripada De Jong," kata eks juru taktik Manchester United menambahkan.

Pergantian pelatih dari Ernesto Valverde ke Quique Setien membuat De Jong tidak berada dalam posisi terbaiknya. Setien lebih menuntut pesepak bola 22 tahun itu bermain lebih maju dan melebar.

Bermain di posisi terbarunya membuat De Jong kesulitan hingga kehilangan koneksinya dengan bola. Hal ini sangat berbeda ketika ia masih bermain untuk Ajax.

Demikian pula De Ligt. Menurut Van Gaal, pelatih Juventus, Maurizio Sarri, dengan gaya permainan Sarriball tak memerlukan karakteristik De Ligt di lini tengah Juventus.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA