Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Ini Kronologi Warga Geruduk AEON Mal

Selasa 25 Feb 2020 15:50 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Esthi Maharani

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

Foto: Republika TV/Fian Firatmaja
Warga menuding pembangunan Aeon mal menjadi penyebab banjir di pemukiman warga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, sekitar 200 warga mendatangi AEON Mall di Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, Selasa (25/2) pukul 09.30 WIB. Para warga itu menuding pembangunan mal dan kompleks perumahan di wilayah itu menjadi penyebab banjir di permukiman warga.

"Warga kesal karena pihak manajemen belum bisa ditemukan untuk dilakukan mediasi," kata Yusri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Yusri mengungkapkan, pada saat yang bersamaan Polres Jakarta Timur, Polsek Cakung, serta Brimob menerjunkan sekitar 100 personel untuk mengamankan lokasi kejadian. Sebab, warga mulai merusak sejumlah rambu, pagar, dan pos parkir yang berada di belakang mal. Selain itu, salah satu kaca restoran pun dirusak warga. Personel kepolisian pun mendorong massa untuk keluar dari mal.

Sekitar pukul 10.00 WIB, sambung Yusri, pihak manajemen JGC, Arif menemui warga. Kepada warga, Arif menjelaskan, waduk dan saluran irigasi yang ada di JGC sudah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jakarta dan Suku Dinas Tata Air setempat.

"Warga menanyakan AMDAL pembangunan perumahan," ungkap Yusri.

Yusri menuturkan, luapan air yang berasal dari waduk dan saluran irigasi tersebut merendam perumahan warga di RW 06, 07, 09, dan 10. Sekitar pukul 11.00 WIB, sambung Yusri, pihak manajemen JGC lainnya, yakni Fitrah, menemui perwakilan warga di kantornya. Dalam pertemuan itu, warga bersikukuh bahwa waduk dan saluran irigasi itu masih milik JGC.

Mediasi tersebut diperkirakan selesai sekitar pukul 11.40 WIB. Yusri menyebut, warga yang berkumpul itu pun telah membubarkan diri. Meski demikian, kata Yusri, anggota kepolisian masih berjaga di Mall AEON.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video beredar di media sosial yang menunjukan sekelompok warga mendatangi Kantor Pemasaran AEON MALL Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, Selasa (25/2). Polisi menyebut, diduga sekelompok warga itu ingin meminta kejelasan dari pihak pengelola mal yang dituding sebagai penyebab terjadinya banjir di permukiman warga.

Kapolsek Cakung Jakarta Timur, Kompol Pandji Santoso mengatakan, sekelompok warga itu mendatangi kantor pemasaran AEON MALL Jakarta Garden City sekitar pukul 10.00 WIB. Pandji menuturkan, mereka ingin meminta penjelasan dari pihak pengelola.

“Menurut warga, konturnya ada yang tidak beres. Sehingga menyebabkan terjadinya banjir. Padahal, banjir itu kan terjadi di mana-mana,” kata Pandji saat dihubungi, Selasa (25/2).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA