Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Wednesday, 22 Safar 1443 / 29 September 2021

Menpora Apresiasi Polda Metro Kampanyekan PON 2020

Selasa 25 Feb 2020 05:50 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Didi Purwadi

Menpora Zainudin Amali

Menpora Zainudin Amali

Foto: Antara/Nova Wahyudi
PON 2020 dikampanyekan bersamaan sosialisasi antinarkoba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKATA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, mengapresiasi Polda Metro Jaya yang ikut mengkampanyekan dan menggaungkan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Perhelatan akbar empat tahun itu dikampanyekan bersamaan sosialisasi antinarkoba dalam acara 'Kitong Semua Bebas Narkoba, Sukseskan PON Papua 2020' di depan Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta, Ahad (23/2).

''Papua adalah bagian NKRI, maka PON Papua sama seperti provinsi-provinsi lainnya. Kita wajib dukung dan semarakkan,'' Menpora Zainudin Amali, dalam siaran persnya yang diterima Republika.co.id, akhir pekan ini.

''Kami sekali lagi terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya yang telah mengkampanyekan PON XX 2020 Papua,'' katanya. ''Bebas narkoba dan berprestasi di olahraga adalah harapan kita bersama untuk maju di masa akan datang.''

Menpora mengatakan PON 2020 yang akan digelar pada Oktober mendatang itu harus terus digelorakan bersama. Dan, Zainudin mengapresiasi Polda Metro Jaya dan jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan 'Kitong Semua Bebas Narkoba, Sukseskan PON Papua 2020' untuk mengkampanyekan antinarkoba sekaligus menggaungkan PON 2020.

Hal itu Menpora sampaikan usai mengikuti acara Car Free Day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (23/2) pagi. ''Seperti kita tahu negara kita darurat narkoba. Dan, yang terkena dampak buruk narkoba adalah sebagian besar anak-anak muda kita yang menjadi tanggungjawab kita bersama dan Kemenpora,'' ujar Menpora.

Darurat Narkoba
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Nana Sudjana, menyampaikan bangsa Indonesia saat ini darurat narkoba. Peredaran narkoba kini sudah menyentuh hingga ke pelosok-pelosok desa. 

''Narkoba sangat membahayakan dengan melemahkan dan merusak anak bangsa dan generasi muda,'' kata Nana. ''Kami dari Polda Metro Jaya dan BNNP dan tokoh agama dan tokoh masyarakat terus menggelorakan perang terhadap narkoba.''

Kapolda juga berharap penyelenggaraan PON 2020 di Papua menjadi ajang para pemuda yang sehat dan bebas tanpa narkoba. ''Semoga Allah SWT selalu memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua,'' ucapnya. 

Nana mengatakan Polda Metro Jaya mencanangkan wilayah hukum Polda 'zero narkoba'. Acara 'Kitong Semua Bebas Narkoba, Sukseskan PON Papua 2020' merupakan salah satu langkah Polda Metro Jaya bersama Kemenpora dan BNN memanfaatkan CFD untuk mengampanyekan antinarkoba.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya yang memprakarsai acara itu, secara langsung menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat yang hadir di acara CFD Jakarta sebagai bentuk pencegahan. Dan, Nana mengatakan pencegahan secara langsung akan bahaya narkoba saat ini lebih dimaksimalkan oleh jajarannya untuk mendorong Jakarta bebas dari narkoba.

''Dalam hal ini, kami akan memaksimalkan (Jakarta Zero Narkoba),'' katanya. ''Yang jelas upaya-upaya kita baik pencegahan dan penindakan akan terus kita gelorakan mulai dari Polda hingga tingkat Polsek.''

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA