Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Ketum Al Washliyah: Assalamualaikum Bernilai Ibadah

Ahad 23 Feb 2020 05:30 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Ketum Al Washliyah: Assalamualaikum Bernilai Ibadah. Ketua Umum PB Al Washliyah Yusnar Yusuf Rangkuti.

Ketum Al Washliyah: Assalamualaikum Bernilai Ibadah. Ketua Umum PB Al Washliyah Yusnar Yusuf Rangkuti.

Foto: Foto: Istimewa
Assalamualaikum tidak bisa diganti dengan salam Pancasila.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Ketua Umum PB Al Washliyah KH Yusnar Yusuf menjelaskan ucapan salam dalam Islam, yakni 'assalamualaikum' merupakan bagian dari ibadah. Selain itu salam dalam Islam merupakan doa kepada orang yang diberikan salam agar selamat. Karena itu menurutnya, salam dalam Islam tak bisa digantikan dengan kata seperti selamat pagi, selamat siang, selamat sore dan sebagainya.

"Maka kalau diganti misalnya dengan selamat siang, itu kerugian. Karena dalam Islam itu ibadah," ujar Kiai Yusnar kepada Republik.,co.id, Sabtu (22/2).

Baca Juga

Kiai Yusnar menilai pernyataan Kepala BPIP Yudian Wahyudi tentang salam Pancasila terlalu berlebihan. Ia berharap Yudian tidak membuat gaduh kembali pascapernyataannya tentang agama musuh Pancasila yang juga menuai polemik. Ia pun tak sepakat bila ucapan seperti 'assalamualaikum' digantikan dengan salam Pancasila.

"Di negara-negara Arab saja dengan assalamualaikum dan langsung pidato, kenapa musti dengan salam Pancasila. Saya kira terlalu berlebihan. Kenapa harus salam agama yang dihilangkan, ditinggalkan kemudian diganti salam Pancasila," katanya.

Beberapa waktu lalu, pernyataan Yudian Wahyudi juga sempat menuai polemik lantaran menyebut agama sebagai musuh Pancasila.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA