Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Demi Cita-Cita, Koko Ari Bertekad Maksimal di TC Timnas

Selasa 18 Feb 2020 21:22 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Pemain Persebaya Surabaya, Koko Ari Araya saat mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas senior Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (18/2).

Pemain Persebaya Surabaya, Koko Ari Araya saat mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas senior Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (18/2).

Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
Ini merupakan pengalaman pertama Koko bergabung bersama timnas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bek sayap Persebaya Surabaya Koko Ari Araya memastikan akan memberikan yang terbaik selama pemusatan latihan (TC) timnas senior Indonesia di Jakarta. Ini merupakan pengalaman pertama Koko bergabung bersama timnas. 

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memanggil Koko setelah melihat permainannya bersama Persebaya Surabaya di Piala Gubernur Jatim. "Pikiran saya ya fokus saja, kerja keras, dan kasih yang terbaik. Motivasinya ingin membuktikan diri," kata Koko di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (18/2).

Koko mengakui agak sedikit canggung pada momen pertamanya bergabung dengan timnas. Koko mengaku masih minder bergabung dengan para pemain senior yang lebih berpengalaman. "Ya ada khawatirnya, kan banyak senior, saya kan masih muda," kata dia.

Baca Juga

Pada TC kali ini, Koko bertemu dengan dua pemain lain dari Persebaya yang notabene seniornya. Mereka, yakni Rachmat Irianto dan Hansamu Yama Pranata. 

Koko mengaku sempat bertanya-tanya dan meminta arahan kepada para seniornya tersebut. "Ya sempat ngobrol, dan bilang 'tuntun saya ya', pesannya biasa aja kayak di Surabaya, sama," ujar pemain berusia 20 tahun tersebut.

Koko juga mengungkapkan pesan yang disampaikan oleh pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso kepadanya. Dia mengatakan Aji berpesan agar dia tidak grogi ataupun malu-malu saat bergabung dengan para pemain timnas. 

Meskipun agak sedikit minder, Koko memastikan akan membuang perasaan itu jauh-jauh untuk menggapai cita-citanya. "Ini kan sepak bola, cita-cita saya," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA