Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Serahkan Hibah, Emil: Belanjakan dengan Tanggung Jawab

Rabu 12 Feb 2020 06:07 WIB

Rep: Arie Lukihardianti / Red: Agus Yulianto

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, saat mengunjungi Pesantren Nur Assa

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, saat mengunjungi Pesantren Nur Assa

Foto: Bayu Adji / Republika
Dana tersebut untuk pengembangan organisasi dan peningkatan prestasi.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG - - Gubernur Jabar Ridwan Kamil secara simbolis menyerahkan bantuan hibah dalam acara penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jabar dan organisasi penerima hibah di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa malam (11/2).

Organisasi penerima hibah bidang kepemudaan dan olahraga itu adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar menerima kurang lebih Rp 300.853.306.752, National Paralympic Commitee (NPC) Indonesia Jabar Rp 50 miliar, Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jabar Rp 1,5 miliar, Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Jabar Rp 790 juta, Sekolah Farmasi ITB Rp 2 miliar, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar Rp 5 miliar, dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jabar Rp 7 miliar.

Ridwan Kamil berpesan agar para penerima bisa amanah menggunakan dana hibah tersebut. "Itu yang Bapak/Ibu terima (adalah) uang rakyat, datang dari pajak, yang dikelola negara dengan baik. Tujuannya agar bangsa ini maju," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Jadi, menurut Emil, sebaiknya membelanjakannya dengan tanggung jawab. Karena, ini semua bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan organisasi yang kalau digabung semuanya jadi rombongan mesin yang membawa Jawa Barat Juara Lahir Batin.

Apalagi, kata Emil, bangsa Indonesia dengan modal bonus demografi tengah menyongsong Indonesia Emas 2045 alias 100 tahun kemerdekaan sebagai negara adidaya di dunia. Oleh karena itu, pemuda harus dibina sebaik mungkin untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas dalam memimpin bangsa Indonesia kelak. "Kalau pemuda kompak, Jawa Barat Juara Lahir Batin akan cepat dicapai," katanya.

Emil pun mengajak para pengurus organisasi kepemudaan agar mengasah kemampuan kompetensi (keahlian), kejuangan (tidak mudah putus asa), kerakyatan (pandai bergaul), dan keikhlasan (bekerja tulus) para pemuda di Jabar.

Selain itu, Emil berpesan agar pemuda juga mengasah diri untuk memiliki fisik yang kuat (PQ), intelegensi yang baik (IQ), paham agama (SQ), serta berakhlakul karimah (EQ).

Kepala Dispora Jabar Engkus Sutisna mengatakan, dana hibah bagi KONI dan NPC Jabar akan digunakan untuk pembinaan olahraga dan peningkatan prestasi. "Serta mempertahankan juara umum pada ajang Pekan Olahraga Nasional dan Pekan Olahraga Paralimpiade Nasional di Papua (pada 2020)," katanya.

Engkus mengatakan, FORMI dan BAPOMI Jabar akan memanfaatkan dana tersebut untuk pengembangan organisasi dan peningkatan prestasi, sementara Sekolah Farmasi ITB menggunakan dana hibat untuk penelitian sport science.

Sedangkan KNPI Jabar dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jabar, kata dia, berencana memanfaatkan dana yang diterima untuk membiayai program kegiatan guna meningkatkan indeks pembangunan manusia di Jabar.

Engkus pun, mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang telah memberikan uang kadeudeuh untuk para atlet Jabar di SEA Games 2019 dan para santri di Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (Pospenas) 2019.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA