Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Alkohol dan Rokok Sebabkan Otak Lebih Cepat Tua

Selasa 11 Feb 2020 03:11 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Minuman beralkohol. (Prayogi/Republika)

Minuman beralkohol. (Prayogi/Republika)

Foto: Republika/Prayogi
Setiap gram alkohol yang diminum sebabkan otak menua 0,02 per tahun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Minum-minuman beralkohol dan merokok nyatanya buruk bagi kesehatan. Hal itu juga ditegaskan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Southern California, yang mengatakan, ada percepatan proses penuaan otak terkait seringnya minum alkohol.

Penelitian yang melibatkan 17.308 itu orang itu, melakukan pemindaian otak manusia. Tujuannya, untuk mengetahui, efek cepatnya penuaan otak dari minum alcohol dan merokok.

"Kami menyatakan bahwa konsumsi alkohol setiap hari atau hampir setiap hari dapat merusak otak,"kata penulis utama studi Arthur Toga seperti dilansir menshealth.

Berdasarkan temuan, setiap gram alkohol yang dikonsumsi setiap harinya, menyebabkan otak lebih cepat mengalami penuaan 0,02 tahun. Hal itu nyatanya sama dengan efek dari rokok yang dihisap perbungkus setiap harinya, selama sepekan.

Fakta tersebut didukung dengan temuan dari setiap kaleng bir yang mengandung rata-rata 14 gram alkohol. Berdasarkan setiap temuan itu, para peneliti menuturkan, orang yang meminum alcohol dan merokok hampir setiap hari, memiliki otak yang tampak lebih tua daripada mereka yang jarang atau bahkan tidak sama sekali.

Dari 17 ribu lebih responden itu, rata-rata otak yang ditemukan memiliki 0,4 tahun usia yang tampak lebih tua dari seharusnya."Perbedaan 0,4 tahun secara statistik signifikan,"tambah Arthur.

Dalam proses penelitiannya, mereka tidak memindai 17 ribu otak responden satu-persatu secara tradisional, mengingat terlalu banyaknya jumlah itu. Oleh sebab itu, untuk mempercepatnya, mereka melatih computer untuk memindai gambar dan menguraikan berapa usia (atau muda) otak peserta.

Para peneliti itu juga membandingkan perkiraan algoritmik dengan usia sebenarnya dari orang itu. Hingga akhirnya mereka menyatakan, semakin banyak orang tersebut merokok dan minum alcohol, semakin besar kemungkinan otak menua lebih cepat dari usia sebenarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA