Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Louvre Buat Beban Amartha Hangtuah Makin Berat

Jumat 07 Feb 2020 22:50 WIB

Red: Israr Itah

Point guard Louvre Surabaya Dimaz Muharri membawa bola saat menghadapi Amartha Hangtuah pada Seri IV IBL Pertamax 2020. Louvre menang 99-78.

Point guard Louvre Surabaya Dimaz Muharri membawa bola saat menghadapi Amartha Hangtuah pada Seri IV IBL Pertamax 2020. Louvre menang 99-78.

Foto: DOK IBL
Hangtuah dibekap Louvre 78-99 di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amartha Hangtuah menanggung beban psikologis. Baru mendapat satu kemenangan hingga Seri IV IBL Pertamax membuat semangat mereka terendam. Terbaru, Hangtuah dibekap Louvre 78-99 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Jumat (7/2).

“Berat memang mengangkat beban psikologis pemain lokal kami. Mereka sebenarnya menggantungkan harapan pada para pemain asing, tetapi ternyata pemain impor kami juga tidak istimewa dan bisa mengangkat moral tim,” kata pelatih Hangtuah, Harry Prayogo, dalam keterangan yang diterima Republika.co.id.

Baca Juga

Hangtuah sudah kehabisan jatah mengganti pemain setelah memulangkan Darnell Aaron Martin Jr dan Charles Jackson Jr menggantinya dengan Emilio Parks dan Thurron Steven Mallory Jr.

“Kami mencoba untuk bicara dengan para pemain agar di pertandingan berikut mereka tampil lepas tanpa beban. Para pemain muda kami masih memiliki harapan berkembang untuk jangka panjang,” kata Ai, sapaan sang pelatih.

Pelatih Louvre Andika Supriadi Saputra adalah mantan pelatih Hangtuah. Ia mengakui ada keuntungan mengenal mantan timnya hingga personal para pemainnya.

Akan tetapi, Bedu, sapaan Andika tetap bersiap menghadapi pertarungan ketat melawan mantan klubnya. “Hangtuah tim bagus, terbukti para pemain lokalnya seperti Sevly Rondonuwu, Abraham Wenas dan yang lain mampu mencetak angka,” katanya. “Hari ini para pemain saya memang lebih ingin menang,” tuturnya.

Bedu menilai, tim Hangtuah kini mengalami krisis motivasi. “Jika motivasi mereka bisa dibangkitkan, Hangtuah tim yang berbahaya,” tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA