Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Volume Pengiriman Barang Berbasis Aplikasi Terus Berkembang

Rabu 05 Feb 2020 11:35 WIB

Red: Agung Sasongko

Pengiriman Barang berbasis aplikasi ponsel (Ilustrasi)

Pengiriman Barang berbasis aplikasi ponsel (Ilustrasi)

Foto: VOA
Peningkatan ini tumbuh seiring pertumbuhan e-commerce di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pengiriman barang berbasis aplikasi terus tumbuh. Perkembangan ini seiring pertumbuhan e-commerce di Indonesia.

Layanan ini memungkinkan konsumen melakukan permintaan penjemputan barang atau produk atau langsung mengambil barang di tempat pengirim atau penjual yang ditentukan.

Salah satu aplikasi pengiriman barang, Antareja misalnya, mampu mengantarkan hingga lebih dari 100 ribu paket per hari. Perusahan berbasis aplikasi ini pun menargetkan volume pengiriman barang sepanjang tahun 2020 mencapai 18-20 juta paket, meningkat lebih dari 200 persen dibanding tahun 2019 sebanyak 6 juta paket.

"Target volume pengiriman didorong peningkatan kualitas layanan melalui berbagai inovasi teknologi sehingga mempercepat, mempermudah dan aman dalam pengiriman barang kepada konsumen," kata CEO Anteraja Suyanto Tjoeng di Jakarta, Senin (2/5)

Perusahaan juga akan melakukan ekspansi usaha yang lebih luas di Pulau Jawa hingga kota-kota besar yang ada di luar Jawa. Tahun lalu layanan mencakup 60 kabupaten/kota, tahun 2020 ditargetkan meluas hingga ke 150 kabupaten/kota. Saat ini Anteraja memiliki lebih dari 2.500 Satria, sebutan untuk kurir Anteraja. 

Perusahaan ini dengan moto "Pasti Bawa Hepi" juga telah menggandeng sejumlah e-commerce dengan menyediakan e-commerce connect yang bisa digunakan pelanggan untuk memantau pengiriman barang secara langsung melalui aplikasi ini.

Suyanto mengatakan, dengan pendekatan teknologi ini, Anteraja telah ikut berpartisipasi membantu kebutuhan pengiriman barang yang berperan dalam perkembangan perekonomian, terutama industri ekonomi kecil dan menengah di Indonesia, yang mengacu pada platform digital. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA