Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Masyarakat Diminta Waspada Kejahatan Modus Ganjal ATM

Selasa 04 Feb 2020 01:01 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Kapolres OKU mengimbau masyarakat agar waspada kejahatan modus ganjal ATM. Ilustrasi.

Kapolres OKU mengimbau masyarakat agar waspada kejahatan modus ganjal ATM. Ilustrasi.

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Kapolres OKU mengimbau masyarakat agar waspada kejahatan modus ganjal ATM

REPUBLIKA.CO.ID, BATURAJA -- Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, AKBP Tito Travolta Hutauruk mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi penjahat mengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Dia mengemukakan para bandit ini sering kali beraksi di wilayah Kota Baturaja menguras isi tabungan para korbannya dengan modus mengganjal mesin ATM.

"Khususnya kepada seluruh nasabah bank agar selalu waspada saat melakukan transaksi perbankan di mesin ATM," tegas Tito Travolta di Baturaja, Senin.

"Kali ini korbannya seorang ibu muda yang hendak berbelanja di Citimal, Sabtu (1/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Uang dalam tabungan korban terkuras hingga menderita kerugian mencapai Rp 4 juta," imbuhnya.

Kejadian yang menimpa ibu muda di mesin ATM kawasan Citimal tersebut menandakan komplotan atau pelaku tunggal penjahat ganjal ATM masih berkeliaran di Kota Baturaja. "Meski sudah ada yang ditangkap dan ditembak beberapa waktu lalu, pelaku ganjal ATM ini masih berkeliaran di Kota Baturaja," ungkap Tito.

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh nasabah bank yang memiliki kartu ATM untuk waspada saat melakukan transaksi. Para nasabah diminta jangan mudah percaya dengan orang yang tidak dikenal berpura-pura membantu saat mengalami kendala di mesin ATM.

"Kenali dan waspadai betul modus kejahatan komplotan ini yang sudah sangat umum dilakukan dari dulu yakni mengganjal mulut ATM sehingga kartu ATM nasabah akan tersangkut atau tertelan," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA