Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Dokter Gigi: Jangan Sembarangan Adopsi Tren Kesehatan

Senin 03 Feb 2020 13:02 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Ada sejumlah tren kesehatan yang tanpa disadari bisa merusak gigi.

Ada sejumlah tren kesehatan yang tanpa disadari bisa merusak gigi.

Foto: Pxfuel
Ada sejumlah tren kesehatan yang justru dapat merusak kesehatan gigi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- LONDON -- Tren kesehatan serta sesuatu yang dicitrakan sebagai hal menyehatkan, selalu berganti sepanjang waktu. Keterlibatan selebritas dan influencer melakukan endorse produk termasuk faktor yang membuat tren semakin mengemuka.

Dokter gigi Anna Middleton, pendiri London Hygienist di Inggris, mengingatkan untuk tidak serta-merta mengadopsi tren tersebut tanpa konsultasi dari ahli. Menurut Middleton, ada sejumlah tren sehat yang justru berisiko buruk terhadap gigi sebagai berikut.

Air lemon

photo
Air minum dengan tambahan rasa lemon.
Semakin populernya kebiasaan minum air lemon dan jus "detoks" memicu pula peningkatan jumlah pasien dengan erosi gigi dan kerusakan enamel gigi. Tren ini punya dampak buruk menyebabkan gigi sensitif, mudah menguning, dan risiko pembusukan.

Kumur dengan minyak kelapa

photo
Minyak kelapa (Ilustrasi)

Menggunakan minyak kelapa untuk detoksifikasi oral, penanganan penyakit gusi, dan memutihkan gigi memang tidak diidentifikasi sebagai berbahaya. Meski begitu, menjaga kebersihan mulut tidak cukup hanya dengan minyak kelapa.

Ngemil buah kering

Baca Juga

photo
Buah kering
Camilan buah kering nge-tren karena dianggap efektif menurunkan berat badan dan memperbaiki metabolisme. Kenyataannya, sering mengonsumsinya tanpa nutrisi seimbang bukan pilihan tepat. Buah kering rentan tersangkut di celah gigi dan memuat banyak gula.

Cuka sari apel

photo
Sari cuka apel
Perawatan kesehatan alami ini menjadi populer lantaran cuka sari apel mengandung asam asetat. Senyawa itu sangat membantu dalam penurunan berat badan. Namun, konsumsi berlebihan selama jangka waktu yang lama dapat menyebabkan erosi pada enamel gigi.

Pasta gigi arang

photo
Pasta gigi arang
Klaim bahwa pasta gigi arang bisa memutihkan gigi sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Meski dapat mengangkat noda ringan di permukaan, arang juga berkontribusi terhadap efek estetika negatif, karena partikelnya dapat tertanam dalam retakan gigi.

Produk bebas fluoride

photo
Pasta gigi
Sejumlah ajakan daring mendesak orang-orang memilih produk bebas fluoride. Padahal, fluoride sangat penting untuk menguatkan enamel. Konsumen sebetulnya tidak perlu khawatir karena jumlah fluoride dalam pasta gigi terbilang aman, dikutip dari laman Belfast Live.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA