Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Cara Ini Dinilai Bisa Cegah Penyebaran Corona

Ahad 02 Feb 2020 22:39 WIB

Rep: Desy Susilowati/ Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona

Foto: MgIT03
WHO telah menetapkan status darurat terkait penyebaran virus Corona.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyebaran virus corona tipe baru atau novel coronavirus (2019-nCov) terus bertambah. Bahkan pada Kamis (30/1/2020), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status Darurat International.

Menurut Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, pencegahan Corona dapat dilakukan secara eksternal dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Contohnya rajin mengonsumsi makanan gizi seimbang, rajin berolahraga, istirahat yang cukup, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker. Terutama bila berada di tengah keramaian.

Baca Juga

Sementara pencegahan internal dapat dilakukan dengan memodulasi (mengatur) sistem daya tahan tubuh. Imunostimulan bekerja untuk merangsang pembentukan sel-sel imun seperti sel B yang kemudian akan membentuk antibodi.

“Pada kondisi dimana risiko paparan terhadap infeksi virus sangat tinggi, maka imunostimulan dapat ditambahkan disamping pencegahan lainnya. Imunostimulan dapat dikonsumsi dalam durasi tertentu sampai risiko paparan virus menurun dan sebaiknya dikonsumsi sebelum seseorang terinfeksi suatu penyakit, karena Imunostimulan membutuhkan waktu untuk merangsang sistem imun,” ungkap Prof Iris dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (2/2).

Penggunaan imunostimulan dapat dianjurkan pada orang-orang yang merencanakan bepergian, dan sering berada di pusat keramaian. Selain itu, kelompok usia yang rentan memiliki daya tahan tubuh rendah, terutama lanjut usia (diatas usia 60 tahun).

Prof Iris juga menambahkan bahwa meningkatkan daya tahan tubuh pada kondisi ini menjadi sangat penting untuk semua orang. Baik yang memiliki risiko tinggi ataupun tidak.

VP Research and Development SOHO Global Health, Dr Raphael Aswin, MSi, menjelaskan imunostimulan yang baik mengandung Echinacea pupurea extract dan zinc picolinate.

Kandungan Echinacea purpurea extract telah terbukti secara klinis dapat memodulasi system daya tahan tubuh dan mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut. Sementara zinc picolinate berperanan aktif dan bekerja sinergis pada sistem daya tahan tubuh.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA