Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Keutamaan Hari Senin: Rekapan Amal Manusia Diperiksa Allah

Jumat 31 Jan 2020 12:00 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah

Amal manusia akan dilaporkan kepada Allah SWT tiap Senin. Foto berdoa kepada Allah/ilustrasi

Amal manusia akan dilaporkan kepada Allah SWT tiap Senin. Foto berdoa kepada Allah/ilustrasi

Amal manusia akan dilaporkan kepada Allah SWT tiap Senin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hari Senin memiliki posisi yang istimewa dalam Islam. Disebutkan, bahwa hari yang paling utama adalah Senin dan Kamis. 

Sebab, pada dua hari tersebut merupakan saat diangkatnya atau dilaporkannya amal perbuatan manusia.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Amal-amal akan dihadapkan atau diperiksa setiap Kamis dan Senin. Maka, aku suka jika amal-amalku diperiksa ketika aku sedang berpuasa." (HR Tirmidzi)

Baca Juga

Dalam hal ini dijelaskan, seperti dikutip dari buku berjudul "Syarah Riyadh ash-Shalihin Jilid V", bahwa amal-amal perbuatan diangkat pada Senin dan Kamis. Lalu, amal dihadapkan kepada Allah yang tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di hadapan-Nya.

Dalam keterangan lain disebutkan, bahwa pada Senin dan Kamis amal manusia 'direkap' malaikat pencatat amal dan dipersembahkan kepada Allah SWT. 

Dengan demikian, jika pemeriksaan dan pelaporan amal itu terjadi pada saat berpuasa, diharapkan nilai keburukan akan berkurang dan nilai kebaikan akan bertambah. Sehingga, diharapkan Allah mengampuni dosa-dosa.

Sebagaimana Abu Hurairah RA menuturkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Pintu-pintu langit dibuka setiap Senin dan Kamis, lalu mengampuni setiap hamba-Nya yang tidak menyekutukan Allah sama sekali, kecuali orang yang berselisih dengan saudaranya dengan kebencian sampai mereka berdamai kembali." (HR Muslim).

Hari Senin sendiri memang merupakan awal hari dari hari-hari dalam sepekan. Sudah menjadi kebiasaan, Senin dijadikan awal hari untuk memulai kehidupan.

Sebuah hadis marfu' yang diriwayatkan Abu Ya'la dari Ibnu Abbas berbunyi: "Sabtu adalah hari makar dan tipu muslihat, Ahad adalah hari menanam dan membangun, Senin adalah hari perjalanan dan hari untuk mencari rezeki, Selasa adalah hari peperangan dan ketakutan, Rabu adalah hari untuk mengambil dan memberi, Kamis adalah hari untuk mencari kebutuhan hidup dan menghadap penguasa, Jumat adalah hari untuk meminang dan menikah." 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA