Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Meski Tersingkir, MU Sukses Balas Dendam di Etihad

Kamis 30 Jan 2020 16:13 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer.

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer.

Foto: EPA-EFE/Will Oliver
MU dua kali menang dalam dua kunjungan terakhir ke markas rival sekotanya.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Laga tengah pekan ini diwarnai sejumlah pertandingan besar di Inggris. Salah satu yang menarik perhatian tentu saja derbi Manchester.

Pada pertandingan di Stadion Etihad ini, Manchester United (MU) akhirnya mampu membalaskan dendam atas kekalahan 1-3 sebelumnya di Old Trafford pada leg pertama Piala Liga Inggris. MU mampu menumbangkan City dengan skor tipis 1-0 lewat gol dari Nemanja Matic.

Hasil ini memang tak menyelamatkan MU untuk lolos ke final. Namun paling tidak, dendam fan MU terobati, setelah kekalahan yang membuat kritikan pedas mengalir pada juru taktik MU Ole Gunnar Solskjaer.

Kemenangan ini juga terasa istimewa karena United harus bermain dengan 10 pemain setelah Matic menerima dua kartu kuning pada babak kedua. Akibatnya, MU harus bertahan selama 15 menit dari gempuran pemain City yang terkenal agresif.

Ole Gunnar Solskjaer pun menyayangkan kartu merah yang diterima Matic. Padahal MU tinggal mengejar satu gol lagi untuk bisa menyamakan agregat. Namun, kekalahan jumlah pemain membuat Iblis Merah hanya menang 1-0 di Etihad sehingga gagal melaju ke final dengan agregat 2-3.

"Sulit mencetak gol dengan 11 pemain di sini. Jangan dibayangkan (kalau hanya) dengan 10 pemain," ujar Solskjaer dikutip dari Sky Sports, Kamis (30/1).

Menurut Solskjaer, kartu merah yang diberikan kepada Matic seperti lelucon karena diberikan dalam sebuah pelanggaran yang tak berbahaya. Ironisnya, lanjut dia, Matic menerima kartu kuning karena pelanggaran pertamanya. Bahkan kartu kuning kedua yang diberikan wasit tak layak disebut pelanggaran, apalagi berujung kartu kuning.

Solskjaer menilai, justru pemain City lebih banyak melakukan pelanggaran. "Berapa banyak pelanggaran mereka terhadap kami hari ini? Berapa banyak Dan James dilanggar? Di babak pertama, Jesse Lingard," kata dia.

Tapi Solskjaer tetap bangga dengan pemainnya yang telah berjuang skuat tenaga untuk bisa menang. Apalagi, MU dua kali menang dalam dua kunjungan terakhir ke markas rival sekotanya tersebut.

Pelatih City Pep Guardiola mengakui Manchester United tampil bagus, baik di babak pertama maupun babak kedua. Meski, pemain Manchester City juga tampil fantastis, meski pada akhirnya harus kalah 0-1 lewat gol tunggal Nemanja Matic. "Kami kebobolan dengan satu-satunya tendangan ke gawang," jelas Guardiola.




BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA