Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Jokowi Berharap Pilkada 2020 Bebas SARA

Jumat 24 Jan 2020 22:13 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Andi Nur Aminah

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Jikowi ingin tak ada praktik ujaran kebencian dan penyebaran hoaks di pesta demokrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan harapannya agar proses pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 ini terbebas dari politik SARA. Jokowi menyampaikan, pilkada serentak memang akan digelar di 270 daerah pada tahun ini. Ia ingin tidak ada praktik ujaran kebencian dan penyebaran hoaks dalam pesta demokrasi tahun ini.

Baca Juga

"Saya ingin titip marilah kita menjaga agar pilkada sebanyak 2020 itu berjalan aman, berjalan damai, bermartabat demokratis jangan sampai ada lagi politik SARA. Setop, enggak itu. Jangan lagi sampai fitnah dan hujat-menghujat," ujar Jokowi dalam pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura, Jumat (24/1).

Jokowi mengingatkan bahwa stabilitas politik dan keamanan sangat diperlukan bagi Indonesia untuk meneruskan pembangunan. Kondusivitas iklim ekonomi juga diperlukan untuk menarik investasi.

Dalam pengukuhan pengurus DPP Hanura malam ini, Oesman Sapta Odang (OSO) dilantik sebagai Ketua Umum (Ketum) Hanura periode 2019-2024, sekaligus jajaran pengurus lainnya. Sementara posisi sekretaris dijabat Gede Pasek Suardika dan bendahara umum Zulnahar Usman. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA