Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Pemerintah Diharap Siapkan Pendukung Sertifikasi Halal

Jumat 24 Jan 2020 23:00 WIB

Rep: Zainur Mahsir/ Red: Muhammad Hafil

Pemerintah Diharap Siapkan Pendukung Sertifikasi Halal. Foto: Ilustrasi Halal

Pemerintah Diharap Siapkan Pendukung Sertifikasi Halal. Foto: Ilustrasi Halal

Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
RPH Halal dinilai masih kurang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Founder Halal Corner, Aisha Maharani mengatakan, pemerintah harus sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan sertifikasi halal. Terlebih, hingga saat ini ia masih menilai bahwa Rumah Pemotongan Hewan (RPH) halal, masih terbilang sangat sedikit.

“Apalagi sekarang sudah ada kewajiban sertifikasi halal, termasuk untuk RPH-nya sendiri,” kata dia ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Jumat (24/1).

Menurut dia, ada beberapa kendala yang menjadi alasan kurangnya RPH halal di Indonesia. Meski ia menyayangkannya, namun program pemerintah berupa juru sembelih halal (Juleha) dirasa menjadi pendukung, walaupun tetap harus dioptimalkan.

Aisha tak menampik, pelaksanaan pelatihan itu bisa membantu para penyembelih hewan untuk menyembelih sesuai dengan syariat Islam. 

“Untuk pengadaan dan pelatihannya bisa dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat,” katanya.

Ketika ditanya terkait kesiapan pemda setempat, ia meminta harus ada upaya perbaikan, baik dari fasilitas fisik, sistem hingga SDM yang mumpuni. 

Ia mengakui, Halal Corner memang tak memiliki daftar RPH halal maupun yang belum tersertifikasi. 

Namun demikian, mengutip data LPPOM MUI, pada 2013 ada 700 jumlah RPH di Indonesia. Akan tetapi, hanya sekitar 17,14 persen-nya saja yang telah bersertifikat halal, atau sekitar 120 RPH.

“Iya masih belum banyak (RPH Halal) di Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika MUI (LPPOM MUI) Muti Arintawati mengatakan, sejauh ini banyak sekali bahan sapi hingga ayam yang digunakan oleh industry ataupun pedagang. Oleh sebab itu, jika tak mencantumkan label halalnya, maka penelusuran perlu dilakukan.

 

 

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA