Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Setelah Keraton Agung Sejagat Kini Muncul Sunda Empire

Jumat 17 Jan 2020 11:52 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Christiyaningsih

Setelah Keraton Agung Sejagat Kini Muncul Sunda Empire. Ilustrasi.

Setelah Keraton Agung Sejagat Kini Muncul Sunda Empire. Ilustrasi.

Foto: Tangkapan Layar Youtube.
Masyarakat dibuat penasaran dengan adanya Sunda Empire yang muncul lewat Youtube

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Masyarakat dibuat penasaran dengan adanya Sunda Empire atau Kekaisaran Sunda yang muncul di salah satu akun media sosial Youtube milik Yowana Tivi. Dalam video berdurasi 9,37 menit itu seseorang yang diduga pimpinan dalam organisasi tersebut menerangkan tentang Sunda Empire.

Berdasarkan penelusuran, video yang dipublikasikan pada 17 Januari ini memperlihatkan aktivitas yang diduga anggotanya tengah melaksanakan pertemuan di sebuah ruangan. Sebelumnya, masyarakat digegerkan dengan adanya Kerajaan Keraton Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah.

"Sunda Empire adalah kekaisaran matahari, kekaisaran bumi, tidak diartikan sunda adalah suku sunda. Tapi ini adalah tindakan proses turun temurun kekaisaran dari dinasti ke dinasti," ujar pria yang diduga sebagai pimpinan organisasi tersebut.

Menurutnya, saat ini Sunda Empire dibagi enam wilayah yaitu pertama Sunda Atlantik dengan menempatkan posisi Bandung sebagai korps diplomatik dunia. Kedua, Sunda Nusantara yaitu tatanan negara dimulai dari Benua Australia, Papua Nugini, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Selanjutnya, Vietnam, China seluruhnya, Mongolia, Rusia, Jepang, Korea Selatan, dan Utara. Menurutnya, total negara dalam Sunda Nusantara mencapai 54 negara. "Selanjutnya, Sunda Eropa, Sunda Pasifik, kemudian ada Sunda Mainland. Masing masing kekaisaran ada perdana menteri dunia," katanya.

Ia mengungkapkan pertemuan di Bandung sebagai korps diplomatik dunia dilakukan karena pada 2020 seluruh negara harus mendaftar ulang dan khususnya penyelesaian utang di Bank Dunia. Oleh karena itu, pihaknya harus mempersiapkan segalanya.

Kepala Kesbangpol Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengaku akan menelusuri organisasi dan keberadaan aktivitas Sunda Empire tersebut. Apabila membuahkan hasil maka pihaknya akan menindaklanjutinya. "Kita akan telusuri dulu, intinya negara kita negara hukum. Jangan berbenturan dengan aturan," ujarnya, Jumat (17/1).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA