Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Mampu Adang Liverpool, Mou?

Jumat 10 Jan 2020 16:19 WIB

Rep: Rizki Suryandika/ Red: Agung Sasongko

Mourinho

Mourinho

Liverpool akan meladeni Tottenham Hotspur di Anfield, Sabtu (11/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liverpool akan meladeni Tottenham Hotspur di Tottenham Hotspurs Stadium, Sabtu (11/1). Laga ini akan menentukan langkah Liverpool mengamankan gelar juara Liga Primer setelah 30 tahun.

Dilansir dari theliverpoolecho Jumat, (10/1), the Reds sudah meraih 19 kemenangan dan satu kali imbang dari 20 pertandingan. Hasil ini membuat Liverpool menyamai pencapaian Manchester City dua tahun lalu.

City sendiri ditahan imbang di Crystal Palace, yang berarti kemenangan di Stadion Tottenham Hotspur akhir pekan ini akan memungkinkan The Reds untuk memantapkan posisi di puncak klasemen.

Liverpool telah menjadi momok menakutkan bagi manajer Tottenham Jose Mourinho. Liverpool  harus menghindari kekalahan demi mempertahankan takdir gelar mereka.

Mantan bek Chelsea Ashley Cole mengingat Mourinho penuh persaingan dengan Liverpool di bawah Rafael Benitez. Persaingan kedua manajer adalah sorotan utama selama di Stamford Bridge.

"'Mereka (Liverpool) berjuang untuk meraih gelar, jika kami kalah dalam pertandingan ini, mereka akan memenangkan liga," kata Cole.

“Dia tidak ingin kita menjadi badut yang terlihat di sirkus untuk semua penggemar Liverpool ini. Itu adalah pidato yang hebat, tetapi saya pikir itu lebih pada titik bahwa Anda masih berjuang untuk gelar, Anda tidak bisa menyerah dan ini adalah kesempatan bagi pemain tertentu untuk membuktikan diri," ungkap Cole.

Diketahui, Jose Mourinho saat melatih Chelsea pernah membuat Liverpool kesal pada 2014. The Reds kehilangan potensi meraih gelar di laga itu.

"Liverpool membutuhkan satu poin dalam pertandingan itu untuk menjadi juara dan karena mereka kalah, mereka kehilangan gelar," kata Mourinho tahun lalu ketika ditanya tentang pertandingan 2014 yang terkenal itu.

“Itu tidak ada artinya bagi kami karena kekalahan kami melawan Sunderland dan posisi kami. Kami baru saja bermain dengan kebanggaan profesional, kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami tidak dalam perburuan gelar. Itu adalah momen yang memberikan gelar kepada Man City," ucap Mou.

Liverpool balas dendam musim lalu dengan mengalahkan Manchester United 3-1. Hasil itu akhirnya membuat Mourinho kehilangan pekerjaannya di Old Trafford.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA