Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Meski Dapat Teror Penonton, Spurs Tetap Pecundangi Celtics

Kamis 09 Jan 2020 16:09 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Guard San Antonio Spurs DeMar DeRozan (kanan) menembak dijaga guard Boston Celtics Brad Wanamaker.

Guard San Antonio Spurs DeMar DeRozan (kanan) menembak dijaga guard Boston Celtics Brad Wanamaker.

Foto: AP Photo/Charles Krupa
Spurs berhasil menaklukkan Celtics dengan skor 129-114.

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON --  Pertandingan yang mempertemukan tuan rumah Boston Celtics melawan San Antonio Spurs di TD Garden pada Kamis (9/1), berlangsung panas. Bukan saja Kemba Walker yang terpaksa dikeluarkan karena kata-kata yang tidak senonoh. Namun seorang penggemar Boston ditangkap karena melempar kaleng bir ke bench tim tamu.

Laga kompetisi NBA itu sempat dihentikan sejenak untuk membersihkan area bangku pemain Spurs akibat lemparan kaleng bir. Tapi intimidasi itu tak membuat Spurs ciut. Spurs berhasil menaklukkan Celtics dengan skor 129-114.  

Baca Juga

Pelatih Celtics Brad Stevens meminta maaf kepada Spurs. Sementara pelatih Spur Gregg Popovich berbicara kepada wartawan selama 33 detik, dan tidak membahas insiden itu.

"Saya memberi tahu Pop setelah pertandingan, saya benar-benar menyesal mereka harus mengalaminya. Saya harap orang itu tidak diizinkan di arena NBA lagi,kata Stevens, dilansir dari laman yahoosports.

Spurs unggul cukup jauh 34-22 di akhir kuarter satu. Tim tamu semakin menjauh saat jeda dengan skor 65-47. Boston memangkas defisit menjadi 76-69 di pertengahan ketiga. 

Namun momentum tersebut sirna ketika Walker ditabrak LaMarcus Aldridge dengan keras hingga terjatuh. Walker bangkit dari lantai sambil melambai dan mendekati wasit Evan Scott.  Dia mendapatkan satu technical foul. 

Usai kejadian tersebut, laju Boston mampu ditahan Spurs. Akhir kuarter tiga 99-83 masih untuk keunggulan Spurs dan akhirnya tim tamu mengamankan kemenangan 129-114.

"Secara real time, ini pertandingan yang sulit," kata wasit yang memimpin gim kepada seorang wartawan. "Tapi kami menganggap apa yang dilakukan LaMarcus  Aldridge adalah legal."

Itu pengusiran pertama Walker dalam sembilan tahun kariernya. "Saya pikir saya bersikap baik," kata Walker. "Saya pikir wasit melewatkan keputusan (yang benar). Sisanya adalah sejarah," ujar Walker yang pernah meraih penghargaan pemain sportif.

Ini menyesakkan bagi Walker yang baru kembali ke arena pertandingan setelah absen tiga laga karena flu. Ia hanya bermain 18 menit sebelum dikeluarkan. Walker menyumbang enam poin, empat assist dan tiga rebound.

DeMar DeRozan memimpin Spurs dengan 30 poin, Lonie Walker menambah 19 poin. Di kubu Boston Gordon Hayward memimpin dengan 19 poin. Hasil ini membuat Celtics (25-10) menempati posisi tiga Wilayah Timur. Berikutnya Celtics bertemu Philadelphia 76era. Sementara Spurs (16-20) yang selanjutnya akan menghadapi Memphis Grizzlies masih menempati posisi delapan Wilayah Barat. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA