Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

KPK Masih Periksa Wahyu Setiawan Secara Intensif

Kamis 09 Jan 2020 05:13 WIB

Red: Ratna Puspita

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa secara intensif Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang ditangkap pada Rabu (8/1). Wahyu ditangkap bersama tiga orang lainnya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa secara intensif Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang ditangkap pada Rabu (8/1). Wahyu ditangkap bersama tiga orang lainnya.

Foto: Republika/Mimi Kartika
KPK menangkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan bersama tiga orang lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa secara intensif Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang ditangkap pada Rabu (8/1). Wahyu ditangkap bersama tiga orang lainnya. 

"Sampai dengan saat ini masih ada pemeriksaan di atas, masih diperiksa. KPK punya waktu 1x24 jam untuk mengklarifikasi terhadap kegiatan tangkap tangan tersebut, termasuk juga penerimaan uang," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Baca Juga

Alexander belum bisa membeberkan apakah ada politikus yang juga diciduk lembaganya. "Saya baru dapat informasi empat orang tadi yang diamankan. Baru disebut, yaitu WS (Wahyu Setiawan). Apakah ada politikus, siapa namanya, saya belum dapat informasi," ujar Alex.

Ia juga belum mengetahui secara pasti terkait kasus apa sehingga KPK menangkap Wahyu. "Detilnya besok. Saya sendiri belum dapat informasi secara detil hari ini karena masih didalami," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman juga telah mendatangi gedung KPK, Jakarta, Rabu, untuk mengonfirmasi kebenaran soal penangkapan Wahyu. Ia menyatakan lembaganya hanya mendapat informasi dari KPK bahwa Wahyu memang sedang diperiksa.

"Jadi hari ini, kita hanya mendapat informasi bahwa memang benar yang diperiksa adalah WS," kata Arief.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA