Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Ini Susunan Pelatih Pelatnas PBSI pada 2020

Senin 06 Jan 2020 16:50 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Susy Susanti (kiri).

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Susy Susanti (kiri).

Foto: Republika TV/Muhamad Rifani Wibisono
Tak ada perubahan nama dari 20 pelatih yang diumumkan oleh PBSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki 2020, PBSI merilis susunan pelatih yang akan mengisi Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Sama dengan tahun lalu, lima sektor yang ada dibagi menjadi dua level, yaitu utama dan pratama. Kepala pelatih utama akan didampingi satu asisten pelatih, kemudian pelatih pratama juga didampingi satu asisten pelatih.

Tak ada perubahan nama dari 20 pelatih yang diumumkan oleh PBSI. Sedikit perubahan hanya terjadi pada susunan pelatih dari sektor tunggal putri.

“Hanya tunggal putri saja yang berubah susunannya, sementara untuk sektor lain tidak ada perubahan,"kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Susy Susanti, dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (6/1).

Baca Juga

PBSI, kata dia, mencoba untuk mengubah susunan agar fokus dengan target masing-masing. Untuk tunggal putri, Susy berharap Rionny fokus memegang atlet yang prioritas ke Olimpiade. Rionny dibantu Herli agar komunikasinya lebih lancar. Sebab ada beberapa atlet pratama yang tahun ini naik ke utama.

“Sementara Minarti saya turunkan menjadi pelatih pratama, karena dulu kan Minarti bisa mengantarkan Gregoria jadi juara dunia junior. Jadi saya harapkan Minarti bisa menyiapkan ke situ lagi," kata dia.

Ia mengatakan, sayang jika Rionny dan Minarti sama-sama memegang utama. Keputusan ini, kata dia, juga berdasarkan pertemuan dan masukan. 

"Saya ingin Minarti bisa memegang atlet junior dan menciptakan juara baru lagi,” jelas Susy.

Susy mengharapkan pembagian tugas di level utama dan pratama kali ini bisa berlangsung lebih optimal. Masing-masing pelatih diharapkan bisa bertanggung jawab untuk perkembangan atlet yang dibawahinya. Selain itu Susy juga ingin proses pembinaan para atlet bisa terus berkesinambungan. 

“Pelatih utama akan fokus untuk persiapan Olimpiade, dibantu asistennya yang juga mempersiapkan pemain pelapis. Pelatih pratama kemudian fokus untuk atlet muda, juga persiapan AJC dan WJC (Asia Junior Championships dan World Junior Championships), dibantu dengan asisten pelatih pratama. Sehingga saya harap nanti semua akan berkesinambungan. Jadi semua tahapan dan lapisan bisa terisi dan monitoringnya lebih jelas. Ini bagian dari pembagian tanggung jawab,” kata Susy.

Ia mengatakan, PBSI dulu punya Owi/Butet (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) yang bagus hingga juara di Olimpiade. Tapi setelah itu sudah tidak ada pengganti, kosong karena fokusnya hanya Owi/Butet. Ia menegaskan tidak mau seperti itu. 

"Jelang Olimpiade yang prioritas fokusnya ke situ saja. Tapi pemain lapisnya juga tetap dijaga, tidak ditinggalkan dan diharapkan bisa berprestasi juga. Jadi ketika yang atas akan pensiun, pemain lapis ini sudah siap naik. Begitupun yang di pratama. Ada empat tahapannya di utama ada prioritas dan atlet utama lainnya, pratama dan magang. Saya nggak mau para atlet berada di zona nyaman. Kalau mereka memang sudah tidak bisa, mohon maaf, ini yang di bawah juga sudah siap buat naik,” ujar Susy.

Selain mengumumkan 20 nama pelatih yang akan menghuni Cipayung, Susy juga mengatakan tak melanjutkan Nitya Krishinda Maheswari, yang sebelumnya diperbantukan pada sektor ganda putri.

"Karena kami mau kuota pelatihnya semua sama, empat orang setiap sektor,” ujar Susy.

Berikut susunan lengkap pelatih Pelatnas PBSI tahun 2020:

Tunggal Putra Utama :

1. Hendry Saputra Ho

2. Irwansyah (Asisten)

Tunggal Putra Pratama :

1. Jeffer Rosobin

2. Harry Hartono (Asisten)

Tunggal Putri Utama :

1. Rionny Federik Mainaky

2. Herli Djaenudin (Asisten)

Tunggal Putri Pratama :

1. Minarti Timur

2. Morico Harda (Asisten)

Ganda Putra Utama :

1. Herry Iman Pierngadi

2. Aryono Miranat (Asisten)

Ganda Putra Pratama :

1. Thomas Indratjaja

2. David Yedija Pohan (Asisten)

Ganda Putri Utama :

1. Eng Hian

2. Chafidz Yusuf (Asisten)

Ganda Putri Pratama :

1. Rudy Gunawan Haditono

2. Anggun Nugroho (Asisten)

Ganda Campuran Utama :

1. Richard Leonard Mainaky

2. Nova Widianto (Asisten)

Ganda Campuran Pratama:

1. Amon Sunaryo

2. Vita Marissa (Asisten)

Pelatih fisik :

1. Ary Bayu Marta (Felix)

2. Ari Subarkah

3. Ricky Susiono

4. Yansen Alpine

5. Iwan Hermawan

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA