Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Hujan Disertai Angin, Listrik di Sebagian Surabaya Terganggu

Ahad 05 Jan 2020 18:20 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi tiang listrik roboh.

Ilustrasi tiang listrik roboh.

Foto: Antara/Destyan Sujarwoko
Beberapa tiang listrik di wilayah Surabaya patah, bengkok, dan roboh.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Hujan disertai angin yang terjadi di sebagian wilayah Surabaya mengakibatkan beberapa pohon tumbang yang mengakibatkan terganggunya jaringan listrik PLN pada Ahad (5/1) sore. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 29 penyulang yang tersebar di wilayah Surabaya Selatan, Surabaya Barat, Surabaya Utara, dan Sidoarjo mengalami gangguan.

"Beberapa tiang listrik patah, bengkok , miring dan roboh menyebabkan aliran listrik ke pelanggan di daerah tersebut terputus dan padam," kata Senior Manager General Affairs PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur A. Rasyid Naja dikonfirmasi Ahad (5/1).

Rasyid mengungkapkan, beberapa wilayah terdampak sehingga terjadi pemadaman listrik antara lain antara lain Rungkut, Waru, Jemur Sari, Gayungan, Tegalsari, Taman, Krian, Gedangan, Keboharan, dan sekitarnya. Rasyid mengaku, saat ini petugas PLN di lapangan tengah berupaya keras untuk segera menormalkan pasokan listrik untuk wilayah terdampak.

"Bersama ini kami sampaikan permohonan maaf dari PLN kepada pelanggan yang mengalami padam listrik," ujar Rasyid.

Rasyid melanjutkan, upaya tahap pertama yang dilakukan setelah cuaca membaik adalah dilakukannya evakuasi pohon-pohon dan material yang menimpa jaringan. Selanjutnya akan dilakukan penanganan tiang-tiang listrik yang patah, bengkok, serta penggantian material yang rusak.

"PLN akan menormalkan kembali jaringan listrik yang terganggu setelah kondisi dinyatakan aman. PLN berterima kasih atas partisipasi aktif masyarakat dalam upaya evakuasi dan penormalan jaringan," kata Rasyid.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA